KETIK, SURABAYA – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur (Kwarda Jatim) ikut serta menyukseskan acara buka bersama (bukber) dan hadiah kurma dari Raja Salman yang berlangsung di Masjid Al Akbar Surabaya pada Sabtu 21 Februari 2026.
Sebanyak 38 Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka hadir pada acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Ketua Kwarda Jatim Kak Arum Sabil dalam keterangannya mengaku sangat senang bisa hadir di tengah-tengah acara tersebut.
"Sangat senang sekali dapat hadir di sini. Semoga Pramuka Jatim juga mendapatkan barokah. Terlebih bulan ini merupakan bulan penuh berkah, yakni Bulan Ramadan," ujarnya.
Kak Arum Sabil juga melaksanakan buka puasa kurma dari Raja Salman sekaligus menjalankan ibadah salat maghrib bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Masjid Al Akbar.
Terpisah, salah seorang anggota Pramuka asal Sekolah Menengah Negeri (SMAN) 3 Surabaya Kaila Sapita tampak bersemangat walaupun sedang berpuasa.
Ia terlihat dengan ramah mengarahkan sejumlah tamu undangan dan jemaah yang baru datang ke Masjid Al Akbar Surabaya.
"Kami sebelumnya melakukan geladi bersih sebelum acara. Teman-teman Pramuka, sudah dibagi pos-posnya. Kebetulan saya berada di depan panggung," ucap dia.
Anggota Pramuka yang berasal dari SMA di Surabaya dengan ramah memandu jemaah peserta bukber di Masjid Al Akbar Surabaya. (Foto: Fitra/Ketik.com)
Ia melanjutkan, anggota Pramuka berada di beberapa tempat di Masjid Al Akbar di antaranya, gerbang masjid, lapangan parkir kendaraan dan di pintu-pintu masjid.
"Kami membantu, memandu jemaah yang hendak masuk, misalnya dari zona VIP untuk tamu-tamu undangan dan lain sebaginya," jelas Kaila ramah.
Lebih lanjut ia mengatakan, sebanyak 200-an anggota Pramuka ada di Masjid Al Akbar pada acara bukber di sana. Mayoritas merupakan siswa-siswi dari SMA yang ada di Surabaya.
"Per sekolah itu ada 20-an anggota Pramuka yang hadir di acara ini. Kami sudah datang sejak pukul 09.00 WIB," katanya.
Sementara itu, bukber serentak yang digelar Pemprov Jatim memecahkan tiga rekor MURI, yaitu pembagian jus kurma sebanyak 12 ribu porsi, pembagian nasi kebuli terbanyaj dengan 20.700 porsi dan pembaca Asmaul Husna terbanyak yaitu 18 ribu orang. (*)
