KETIK, LUMAJANG – Tujuh asosiasi usaha konstruksi di Lumajang yang biasanya bersaing ketat saat lelang proyek, pada hari ini Sabtu (29/11/2025) kompak dan bersatu serta mengumpulkan dana untuk membantu korban Erupsi Semeru di pengungsian Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo Lumajang.
Ketujuh asosiasi ini masing-masing Gapensi, Gapeknas, Gabpeknas, Aspekindo, Askonas, Aspeknas dan Gapeksindo. Ketujuh asosiasi usuaha konstruksi ini menyebut dirinya sebagai Lintas Asosiasi Peduli Erupsi Semeru.
Berangkat dari Kantor Gapensi Lumajang sekitar pukul 09.00 dengan membawa 200 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, gula dan air mineral.
"Kita patungan dari tujuh organisasi yang ada di Lumajang untuk membantu korban erupsi Semeru," kata H. Satuhandoko dari Gapensi Lumajang.
Sebelum sampai di Desa Supit Urang, rombongan dari usaha konstruksi ini juga menyerahkan bantuan di kawasan relokasi korban Semeru beberapa tahun lalu di desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang.
"Bapak ibu, bantuan ini sangat kecil nilainya, tapi kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi bapak ibu sekalian. Dan yang paling penting, bapak ibu harus sabar dan jangan pindah lagi dari kawasan relokasi ini. Bahaya sekali bapak ibu. Jadi tempat ini harus ditinggali, karena disini jauh lebih aman dari pada tempat bapak ibu yang dulu," kata Koesno Ady, Ketua Gapeknas Lumajang.
Selama berada di Huntap Sumbermujur, Koesno Ady yang juga sebagai Koordinator Lapangan kegiatan Baksos Pedulu Semeru, banyak berbincang dengan para penghuni Huntap Sumbermujur, sembari memotivasi warga untuk selalu tenang berada di Huntap dan selalu mengikuti arahan dari petugas jika terjadi aktivitas vulkanik Gunung Semeru.
"Kami yang ada jauh dari Semeru selalu berdoa agar aktivitas vulkanik Semeru tidak terulang lagi, dan semua warga disini tetap aman dan tenang," ujar Koesno Ady.
Usai dari Huntap Sumbermujur rombongan dari pengusaha konstruksi Lumajang ini menuju kawasan pengungsian yang ada di Kecamatan Pronojiwo.
Di tempat ini juga rombongan ini juga memberikan bantuan kepada korban Erupsi Semeru yang berada di pengungsian yang berada dari sejumlah dusun di desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo.
"Harapan kami semoga pemerintah bisa mendapatkan solusi permanen untuk para korban Erupsi Semeru ini. Dan yang paling penting, masalah-masalah utama yang ada saat ini bisa tertangani dengan baik. Kami semua yakin Pemkab Lumajang saat ini sedang berusaha mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini," harap Koesno Adi kemudian.
Ditambahkan Koesno Ady, bantuan yang diberikan oleh tujuh asosiasi pengusaha konstruksi di Lumajang merupakan hasil patungan dana dari tujuh organisasi tersebut. (*)
