KETIK, LUMAJANG – Dalam acara buka bersama yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lumajang, Agus Setiawan mengingatkan pentingnya efisiensi, baik dilingkungan pemerintah maupun kalangan usaha.
Menurut Ketua Kadin Lumajang ini, yang paling dekat sebagai efek dari Perang Iran Israel, adalah soal ketersediaan BBM, yang kemungkinan akan berpengaruh kepada sektor usaha.
"Perang Iran Israel bisa jadi akan menyebabkan berkurangnya ketersediaan BBM. Makanya Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya efisiensi BBM di kalangan pemerintah. Ini juga merupakan sinyal bagi kalangan usaha," kata Agus Setiawan, yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Lumajang, hari ini Sabtu, 14 Maret 2026.
Masih dalam acara ini, Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan berharap agar kalangan usaha mengedepankan inovasi dan tidak menjadikan pengurangan karyawan dalam menyikapi lesunya bidang usaha yang bisa timbul karena masalah BBM.
"Bisanya pengusaha masih akan berusaha mempertahankan karyawan walau usaha sedang lesu, karena pengusaha juga menyadari setiap karyawan juga memiliki keluarga. Semoga pengurangan karyawan tidak menjadi pilihan dalam kondisi seperti sekarang ini," kata Agus Setiawan.
Dalam acara yang digelar di Hall Narawita Agung Rumah Makan Wakoel Bu Cipto Lumajang, hadir sekitar 250 orang kalangan usaha yang tergabung dalam Kadin, pimpinan sejumlah organsasi di Lumajang dan tokoh masyarakat Lumajang.
Dalam kesempatan ini Agus Setiawan juga mengingatkan kalangan usaha di Lumajang, untuk menunaikan kewajibannya kepada karyawan dan orang-orang terdekat selama bulan suci Ramadan ini.
"Senyampang masih dalam suasana Ramadan, kalangan usaha di Lumajang bisa mengeluarkan kewajiban kepada karyawan dan orang-orang terdekat, karena ini adalah bulan yang penuh berkah," urainya.
Acara buka bersama seperti ini merupakan acara rutin yang selalu digelar oleh Kadin Lumajang, termasuk bersama Pemuda Pancasila, yang sama-sama dipimpin pengusaha muda asal Lumajang Agus Setiawan.
Hadir dalam kesempatan ini mantan Bupati Lumajang H. As'at Malik.
