Berlangsung Hangat, Pertemuan Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim Bahas Geopolitik

28 Maret 2026 06:00 28 Mar 2026 06:00

Thumbnail Berlangsung Hangat, Pertemuan Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim Bahas Geopolitik

Momen hangat saat Presiden Prabowo menyambut kedatangan PM Malaysia, Anwar Ibrahim di Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026. (Foto: BPMI Setpres)

KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi bagian dari kunjungan silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus forum diskusi strategis kedua pemimpin.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, kedua pemimpin memanfaatkan momen tersebut untuk bertukar pandangan terkait dinamika global, khususnya perkembangan geopolitik di kawasan Asia Barat. Selain itu, sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama juga turut dibahas dalam dialog yang berlangsung akrab namun intens.

“Suasana pertemuan berlangsung hangat. Dalam obrolan akrab itu, keduanya bersilaturahmi lebaran sekaligus berdiskusi mengenai dinamika geopolitik di Asia Barat, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama,” ujar Seskab Teddy.

Pertemuan berlangsung sekitar tiga jam, dimulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Dalam suasana Lebaran, interaksi keduanya tidak hanya diwarnai diskusi serius, tetapi juga obrolan santai yang mencerminkan kedekatan personal yang telah terjalin lama.

Usai pertemuan, Presiden Prabowo bersama PM Anwar berjalan menuju kendaraan sambil berbincang ringan. Senyum hangat dan percakapan santai mewarnai langkah keduanya, menggambarkan hubungan erat antara dua pemimpin negara bertetangga. Suasana semakin terasa akrab dengan alunan lagu “Rasa Sayange” yang mengiringi momen perpisahan tersebut.

Tidak berhenti di halaman Istana, Presiden Prabowo bahkan turut mengantar langsung PM Anwar menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan menaiki kendaraan yang sama. Gestur ini mencerminkan kuatnya hubungan diplomatik sekaligus kedekatan personal antara kedua pemimpin.

Setibanya di Halim, PM Anwar dilepas dengan upacara kehormatan. Barisan pasukan berjajar rapi mengiringi langkah menuju tangga pesawat. Momen perpisahan kembali diwarnai suasana hangat saat kedua pemimpin saling berpamitan sebelum keberangkatan.

Sejumlah pejabat turut hadir melepas keberangkatan tersebut, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dari bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo melambaikan tangan yang kemudian dibalas oleh PM Anwar dari pintu pesawat. Isyarat sederhana itu menjadi simbol eratnya persahabatan kedua negara.

Sekitar pukul 19.20 WIB, pesawat yang membawa PM Anwar beserta rombongan lepas landas meninggalkan Indonesia, menutup kunjungan singkat yang sarat makna.

"Kunjungan ini kembali menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dibangun atas dasar kepentingan politik dan ekonomi, tetapi juga diperkuat oleh nilai persaudaraan, kedekatan budaya, serta saling menghormati," pungkas Seskab Teddy. 

Keakraban antara Presiden Prabowo dan PM Anwar diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan kerja sama di berbagai bidang ke depan.

Tombol Google News

Tags:

Prabowo Subianto Anwar Ibrahim Istana Merdeka Halim Perdanakusuma hubungan Indonesia Malaysia geopolitik Asia Barat Kunjungan Kenegaraan