KETIK, MADIUN – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun meninjau sejumlah fasilitas umum di Kota Madiun sambil bersepeda pada Jumat, 27 Maret 2026 pagi.
Berbeda dari biasanya, kegiatan gowes kali ini dilakukan tanpa didampingi organisasi perangkat daerah (OPD).
Rute dimulai dari Balai Kota hingga kawasan depan DPRD Kota Madiun, sekaligus mengecek kebersihan, penataan lingkungan, serta kondisi parkir di sejumlah titik strategis.
Selain berkeliling, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memetakan potensi destinasi wisata baru.
Salah satunya kawasan Proliman yang direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu bersama Jalan Pahlawan, Jalan Diponegoro, dan Rimba Darma.
Tak hanya itu, aset milik Pemkot Madiun yang berada di depan gedung DPRD Kota Madiun juga akan direvitalisasi agar lebih optimal sebagai ruang publik.
F. Bagus Panuntun menyampaikan bahwa gowes tersebut memang sengaja dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi potensi pengembangan kota.
“Kita mereview beberapa titik yang nanti akan kita eksplor lagi sebagai salah satu destinasi wisata. Kemudian kita cek juga beberapa titik yang mungkin perlu perubahan dan juga mengecek kebersihan di Kota Madiun yang harus kita jaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan Proliman menjadi salah satu fokus pengembangan yang akan diintegrasikan dengan sejumlah ruas jalan utama sebagai kawasan wisata terpadu.
“Salah satunya di kawasan Proliman, yang nantinya akan kita kembangkan menjadi satu dengan Jalan Pahlawan, Diponegoro, dan Rimba Darma sebagai kawasan wisata terpadu. Selain itu juga depan gedung DPRD yang merupakan aset daerah akan kita revitalisasi agar pemanfaatannya lebih optimal untuk kegiatan publik,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Madiun terus memastikan kesiapan kota, mulai dari kebersihan, penataan kawasan, hingga pengembangan potensi wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik daerah.(*)
