Benda Misterius Ditemukan Saat Trump Mau Naik Pesawat

12 Januari 2026 17:40 12 Jan 2026 17:40

Thumbnail Benda Misterius Ditemukan Saat Trump Mau Naik Pesawat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat hendak naik pesawat. (Foto: Whitehouse.gov)

KETIK, JAKARTA – Benda mencurigakan ditemukan saat penyisiran keamanan di Bandara Internasional Palm Beach, Florida, jelang Presiden Amerika Serikat Donald Trump menaiki pesawat dari Mar-a-Lago, Minggu (11/1/2026) waktu setempat.

Temuan tersebut mendorong Dinas Rahasia AS (US Secret Service) menyesuaikan rute iring-iringan presiden sebagai langkah pengamanan tambahan.

Gedung Putih memastikan perubahan itu dilakukan semata-mata demi kehati-hatian. Meski demikian, insiden tersebut tidak mengganggu jadwal perjalanan Trump.

Gedung Putih menyatakan, benda mencurigakan itu ditemukan dalam pemeriksaan awal keamanan di area bandara.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, aparat menilai perlu dilakukan penyesuaian prosedur pengamanan setelah temuan tersebut.

“Selama penyisiran awal di Bandara PBI, sebuah benda mencurigakan ditemukan oleh USSS,” kata Leavitt dilansir AFP.

Ia menambahkan, “Penyelidikan lanjutan diperlukan dan rute iring-iringan presiden disesuaikan sebagaimana mestinya.”

Pejabat juga menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan, dan tidak ada gangguan terhadap agenda perjalanan Presiden.

Menurut keterangan resmi, evaluasi terhadap benda tersebut dilakukan oleh agen keamanan di lapangan.

Setelah penyesuaian dilakukan, Trump tetap melanjutkan perjalanan sesuai rencana. Otoritas tidak merinci bentuk maupun tingkat ancaman dari benda yang ditemukan tersebut.

Langkah pengamanan ekstra ini disebut sebagai bagian dari prosedur standar ketika terdapat potensi risiko di sekitar lokasi pergerakan presiden.

Ancaman Keamanan untuk Trump Sebelumnya

Kejadian ini mengingatkan pada insiden keamanan lain yang terjadi beberapa bulan sebelumnya di lokasi yang sama.

Pada Oktober Dinas Rahasia menemukan sebuah menara berburu (hunting stand) yang berada dalam garis pandang langsung ke area tempat Trump biasanya keluar dari Air Force One di Bandara Palm Beach.

Direktur FBI Kash Patel saat itu mengatakan, “Sebelum Presiden kembali ke West Palm Beach, USSS menemukan sesuatu yang tampak seperti menara berburu yang berada dalam garis pandang zona pendaratan Air Force One.”

Ia menambahkan, “Tidak ada individu yang ditemukan di lokasi. FBI kemudian mengambil alih penyelidikan, menerbangkan sumber daya untuk mengumpulkan seluruh bukti, serta mengerahkan kemampuan analisis ponsel kami.”

Sumber penegak hukum menyebutkan menara tersebut diduga telah berada di lokasi selama berbulan-bulan sebelum akhirnya ditemukan.

Isiden menara berburu itu terjadi hanya beberapa pekan setelah Ryan Routh dinyatakan bersalah atas upaya pembunuhan terhadap Trump di lapangan golf Palm Beach.

Jaksa menyebut Routh membangun sarang penembak jitu yang tersembunyi di balik semak-semak di sepanjang pagar.

Kasus tersebut menyusul percobaan pembunuhan sebelumnya, ketika Trump tertembak di bagian telinga saat menghadiri kampanye di Butler, Pennsylvania. (*)

Tombol Google News

Tags:

Donald Trump Presiden AS ancaman trump percobaan pembunuhan presiden