Belanja Pegawai Naik, Sekda Kota Malang Minta Kinerja ASN Lebih Maksimal

17 November 2025 16:50 17 Nov 2025 16:50

Thumbnail Belanja Pegawai Naik, Sekda Kota Malang Minta Kinerja ASN Lebih Maksimal
Ilustrasi ASN di Kota Malang, dituntut berkinerja maksimal. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Alokasi belanja pegawai ASN Pemkot Malang mengalami peningkatan dalam APBD 2026. Seiring dengan anggaran yang melonjak, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Tri Santoso meminta agar kinerja ASN semakin maksimal. 

Berdasarkan laporan dari Banggar DPRD Kota Malang, alokasi belanja pegawai mengalami kenaikan hingga 52 persen atau mencapai Rp177,5 miliar. Dengan demikian total belanja pegawai Kota Malang 2026 mencapai Rp1,199 triliun. 

"Jangan sampai komposisi belanja yang besar seperti ini, tidak tercermin dalam kinerja pelayanan publik kita," ujarnya, Senin, 7 November 2025.

Bersarnya angka belanja pegawai tersebut dipengaruhi oleh jumlah ASN yang baru saja diangkat. Melalui peningkatan jumlah ASN, pekerjaan rumah yang dimiliki oleh Pemkot Malang semakin besar. 

Erik menekankan SDM harus terdistribusi secara merata dan sesuai dengan tanggung jawab. Selain itu, tugas dan tanggung jawab harus dipastikan berjalan optimal. 

"Dengan porsi belanja pegawai yang besar seperti ini, PR kita yang pertama adalah harus terdistribusi yang merata, proporsional ke semua OPD, sesuai kebutuhan. Setelah itu, kedua, semuanya harus melaksanakan kinerjanya secara optimal atau bahkan maksimal," tegasnya. 

Ia juga menekankan agar belanja pegawai yang besar tidak hanya menjadi beban anggaran daerah, melainkan mencerminkan pelayanan publik yang semakin optimal. 

"Demikian pula pada saat kita melakukan kerja. Mulai dari kebersihan kantor, saat datang dan pulang. Jangan ada kata-kata, itu bukan tupoksi saya, atau merasa rendah mengerjakan sesuatu, itu menjadi penekanan kita semua," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

ASN Kota Malang Kota Malang Belanja Pegawai Kinerja ASN