Belajar AI Sejak SD, Model Project-KOMPLIT Unikama Tingkatkan HOTS dan Literasi Anak

30 November 2025 12:57 30 Nov 2025 12:57

Thumbnail Belajar AI Sejak SD, Model Project-KOMPLIT Unikama Tingkatkan HOTS dan Literasi Anak
Unikama menghadirkan Model Pembelajaran Project-KOMPLIT yang terintegrasi dengan AI. (Foto: Humas Unikama for Ketik.com)

KETIK, MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.

Salah satunya adalah menghadirkan Model Pembelajaran Project-KOMPLIT (Komputasional, Kreatif, Literasi) yang terintegrasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk siswa sekolah dasar.

Kehadiran AI di kelas memang memudahkan akses informasi dan mempercepat proses belajar, tapi tanpa arahan yang tepat, risiko kemampuan literasi dan kreativitas siswa menurun cukup tinggi.

Menjawab kondisi itu, tim peneliti Unikama merancang pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan AI sehari-hari, seperti ChatGPT dan Meta AI di WhatsApp, sehingga siswa bisa belajar secara praktis dan menyenangkan.

Model ini merupakan pengembangan dari Project STEAMER yang sebelumnya sukses diterapkan pada mahasiswa PGSD di 10 LPTK di Indonesia, termasuk UMSIDA Sidoarjo, UNITRI Malang, UNS Solo, dan UNMUH Kupang. Kini, fokus penelitian diperluas ke 10 SD di berbagai kota, dari Malang, Yogyakarta, Jakarta, hingga Bandung.

Dukungan penuh diberikan oleh Unikama melalui Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi Masyarakat (DP3M). Para peneliti mendapat pendampingan berkelanjutan, coaching clinic, hingga solusi teknis saat menghadapi kendala di lapangan.

Hal ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi untuk mendorong inovasi pendidikan dasar sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi mutakhir.

Hasilnya terlihat signifikan. Model Project-KOMPLIT terbukti meningkatkan kemampuan literasi, berpikir komputasional, dan kreativitas siswa SD.

Dengan metode proyek yang dikolaborasikan dengan AI, siswa lebih terampil dalam mengolah informasi, berpikir kritis, dan memecahkan masalah. Penelitian ini juga menghasilkan berbagai luaran akademik, termasuk artikel terindeks Scopus, jurnal Sinta, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan buku ber-ISBN, menegaskan kontribusi Unikama di ranah pendidikan berstandar nasional dan internasional.

Ke depan, Unikama berharap model ini bisa diterapkan lebih luas, bekerja sama dengan LPTK dan sekolah dasar di berbagai daerah.

Dengan pemanfaatan AI yang bijaksana, siswa tidak hanya lebih melek teknologi, tapi juga memiliki literasi yang kuat dan kemampuan berpikir kritis serta kreatif yang mumpuni.

Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak diyakini akan menjadikan Project-KOMPLIT sebagai inovasi pembelajaran unggulan, relevan untuk tantangan pendidikan abad 21 sekaligus menjawab kebutuhan global.

Tombol Google News

Tags:

Unikama Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Project-KOMPLIT AI