KETIK, BATU – Upaya memperkuat pengawasan demokrasi terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu dengan membangun sinergi bersama media.
Komitmen tersebut ditandai melalui kunjungan jajaran Bawaslu Kota Batu ke Graha Ketik, kantor Ketik.com, di Jalan Perdana Kusuma No.1, Cemorokandang, Kota Malang, Jumat, 13 Februari 2026.
Rombongan Bawaslu Kota Batu dipimpin Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, dan disambut langsung CEO Ketik.com, Kiagus Firdaus, bersama jajaran manajemen.
Supriyanto menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari strategi kelembagaan untuk memperluas kolaborasi dengan media massa dalam mendukung publikasi tugas-tugas pengawasan.
Kerja sama itu mencakup tahapan pra-pemilihan, pelaksanaan pemilu, hingga penyampaian kinerja kelembagaan kepada publik.
“Kami berupaya menjalin kemitraan dengan media guna memperkuat publikasi pengawasan dan pengawalan demokrasi, baik pada tahapan pra-pemilihan, proses pemilu, maupun kinerja kelembagaan," ujarnya.
"Bawaslu ingin menunjukkan bahwa meskipun tidak berada dalam tahapan pemilu, aktivitas pengawasan serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan tetap berjalan secara aktif,” imbuhnya.
Ia menegaskan, media memiliki posisi strategis dalam sistem demokrasi sebagai pilar keempat yang menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus edukasi politik kepada masyarakat.
“Pers merupakan pilar keempat demokrasi. Dengan latar belakang saya sebagai insan pers, saya memahami betul peran penting media dalam mengawal demokrasi. Kami meyakini rekan-rekan media memiliki semangat aktivisme dalam kerja-kerja jurnalistik untuk menjaga nilai-nilai demokrasi. Untuk itu, kami siap berkolaborasi secara terbuka,” katanya.
Sementara itu, Kiagus Firdaus menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Kota Batu dan membuka ruang komunikasi yang lebih intensif ke depan.
“Kami menyambut baik kunjungan Bawaslu Kota Batu. Ketik.com mengusung semangat media kolaborasi Indonesia, sehingga sinergi dan komunikasi seperti ini sangat kami dukung. Kami sependapat bahwa meskipun tidak dalam masa pemilu, Bawaslu tetap memiliki tanggung jawab mengawal demokrasi serta melakukan sosialisasi kepemiluan kepada masyarakat,” ujarnya. (*)
