‎Hasil Penelitian NAAT: 60 Persen Pribumi Indonesia Keturunan Wali Songo

16 Februari 2026 13:13 16 Feb 2026 13:13

Thumbnail ‎Hasil Penelitian NAAT: 60 Persen Pribumi Indonesia Keturunan Wali Songo

Sejumlah keturunan Wali Songo dalam acara Rakerwil NAAT di Brebes Jawa Tengah (Foto: Dokumen pribadi for Ketik.com)

KETIK, BREBES – Naqobah Ansab Auliya Tis'ah (NAAT) menyebut bahwa sekitar 60 persen pribumi Indonesia nasabnya tersambung ke Wali Songo. Kesimpulan ini berdasar penelitian mereka terhadap berbagai manuskrip kuno yang ditemukan di sejumlah daerah.

Temuan NAAT tersebut mengemuka dalam Rakerwil NAAT Jawa Tengah di Ponpes Al Hasaniyah Kedawon, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Acara ini dihadiri ratusan orang keturunan Wali Songo, termasuk dari kalangan Keraton Surakarta.


‎Ketua DPP NAAT, KH R Syarif Ilzamuddin Sholeh Al-Jilani Al-Hasani, menyatakan bahwa Wali Songo adalah penyebar agama Islam di Nusantara. Setelah era Wali Songo, dakwah dilanjutkan oleh anak hingga keturunan mereka.

Keturunan ini menyebar dan beranak-pinak di seluruh wilayah Nusantara. Dari penelitian manuskrip kuno, lanjut Ilzamudin, disimpulkan bahwa 60 persen pribumi Nusantara adalah keturunan Wali Songo baik melalui garis laki laki maupun perempuan.

‎"Di NAAT itu punya data induk Wali Songo sampai generasi ketujuh. Dan setelah kami teliti, minimal 60 persen pribumi di Indonesia adalah keturunan Wali Songo, baik keturunan garis laki-laki maupun perempuan," ungkap Ilzamuddin, Senin 16 Februari 2026.

‎‎Lebih lanjut, Ilzamuddin Sholeh membeberkan, ketersambungan keturunan ini juga merupakan hasil penelitian Naqib Saadatul Asyraf Pakistan dan Maroko. Dan kesimpulan silsilah ini sesuai dengan data manuskrip kuno yang satu zaman dengan Wali Songo.

‎‎"Narasumber dari naqib Pakistan dan Maroko dalam penelitian manuskrip kuno yang satu zaman memaparkan silsilah Wali Songo. Diketahui, Wali Songo tersambung nasabnya ke Syekh Jumadil Kubro hingga ke Sayidina Hasan RA dan Sayidina Husain RA cucu dari Nabi Muhammad SAW," tandasnya.

‎‎NAAT berharap para keturunan Wali Songo ini dapat bersatu dalam mewujudkan Indonesia Emas. Untuk itu, NAAT menggunakan slogan "satu darah" untuk menyatukan keturunan Wali Songo di seluruh pelosok negeri.

‎‎"Untuk itu dengan menciptakan isu "Satu Darah" kita akan bersatu atas kesamaan keluarga," tegasnya.

Sementara, Ketua DPW NAAT Jawa Tengah, KH Nuridin Syamsudin yang juga pengasuh Ponpes Al Hasaniyah Kedawon menegaskan, NAAT dibentuk untuk menjaga kehormatan nasab, membangun ukhuwah dzuriyah, serta berkontribusi dalam menjaga harmoni umat dan bangsa. Lembaga ini sekaligus untuk menghidupkan kembali semangat dakwah Wali Songo yang menyebarkan Islam dengan hikmah dan keteladanan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Walisongo NAAT Keturunan Walisongo Pribumi Indonesia Islam Nusantara Sejarah Indonesia