KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah pasar takjil selama Ramadan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual oleh para pedagang aman dikonsumsi masyarakat.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menyampaikan bahwa pengecekan akan dilakukan secara berkala melalui metode pengambilan sampel makanan dan minuman yang dijual pedagang. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penjualan makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya maupun tidak memenuhi standar kesehatan.
Berdasarkan hasil pengecekan tahun sebelumnya, Dinkes telah memantau 13 lokasi pasar takjil di sejumlah titik Kota Malang, di antaranya pasar takjil di Jalan Surabaya, kawasan Soekarno-Hatta (Taman Krida), Mulyorejo, Bandulan, Cisadea, Lembayung, hingga Hamid Rusdi.
Dari total 57 sampel makanan yang diperiksa, saat itu ditemukan 10 sampel yang tidak memenuhi standar kesehatan. Temuan tersebut menunjukkan masih adanya penggunaan bahan tambahan seperti pewarna dan pemanis dalam kadar yang tidak sesuai ketentuan.
Dinkes menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan selama Ramadan untuk memastikan takjil yang beredar aman dikonsumsi masyarakat serta mencegah potensi gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak layak.
Masyarakat pun dihimbau untuk tetap berhati-hati saat membeli takjil dan memilih makanan yang terjamin kebersihan serta keamanannya. (*)
