KETIK, SIDOARJO – Pimpinan anak cabang PKB se-Sidoarjo dan para kiai di Sidoarjo berharap Bupati Subandi bersedia memimpin kembali DPC PKB Sidoarjo. Para kiai di MWC NU maupun PCNU serta pimpinan DPAC PKB menilai figur Subandi masih sangat dibutuhkan untuk membesarkan PKB Sidoarjo.
Pimpinan DPAC PKB mendatangi kediaman pribadi Bupati Subandi di Desa Pabean, Kecamatan Sedati pada Selasa malam (17 Maret 2026). Harapan tersebut disampaikan menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo pada April 2026 mendatang. Menurut mereka, keinginan ketua-ketua DPAC-DPAC PKB itu berangkat dari permintaan dan saran para kiai.
”Sosok Pak Subandi ini masih sangat dikehendaki oleh pengurus DPAC PKB. Para kiai di MWC-MWC NU dan PCNU Sidoarjo juga merestui dan mendukung,” kata para perwakilan pengurus DPAC PKB Sidoarjo yang mengunjungi rumah pribadi Bupati Subandi.
Subandi saat merayakan Harlah PKB bersama jajaran pengurus PKB Sidoarjo dan Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin pada 23 Juli 2023 lalu. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)
Sembilan DPAC PKB telah memastikan sepakat mendukung Subandi maju dalam Muscab PKB Sidoarjo April mendatang. Sikapnya yang merangkul semua pihak. Selalu memberikan perhatian kepada berbagan kalangan. Santun dan taat kepada ulama dan kiai. Figur Subandi dinilai sangat mampu menakhodai PKB Sidoarjo dalam dinamika politik mendatang.
Para pimpinan DPAC PKB itu mengaku masih ingat. Saat mendaftar ke KPU sebagai calon bupati pada Agustus 2024 lalu, Subandi menyatakan tidak pernah mundur, apalagi keluar, dari PKB. Saat itu, Subandi memastikan dirinya tetaplah kader PKB.
”Kami datang menagih komitmen itu kepada Pak Subandi. Alhamdulillah beliau masih bersedia,” tambah perwakilan DPAC PKB itu.
Bupati Subandi bersama KH Nurcholis Misbah dan para kiai dalam sebuah pengajian pada Oktober 2024 lalu. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)
Bagaimana tanggapan Bupati Subandi? Subandi membenarkan bahwa dirinya memang diminta para kiai dan ulama di Sidoarjo agar mau memimpin kembali PKB Sidoarjo. Permintaan dan harapan tersebut telah disampaikan langsung. Baik oleh para kiai di MWC-MWC NU maupun PC NU Sidoarjo. Bahkan, sudah ada pertemuan untuk memberikan dukungan kepada dirinya agar siap memimpin PKB Sidoarjo lagi.
Selama ini, lanjut Subandi, dirinya tetap intens berkomunikasi dengan para ulama dan kiai. Selalu meminta saran dan masukan dari masyayikh dalam menentukan sikap politik maupun arah pembangunan. Bersama-sama membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik.
”Selama kami menjadi bupati, dukungan para ulama dan kiai untuk membangun Sidoarjo sangat membantu kami,” ungkap Subandi.
Permintaan dan dukungan pengurus partai maupun ulama dan kiai itu pun diterima. Subandi sendiri menyatakan dirinya tetap bertekad membangkitkan dan membesarkan PKB Sidoarjo demi pembangunan Sidoarjo dan kemaslahatan umat.
Kepada perwakilan DPAC-DPAC itu, Subandi mengatakan dirinya memang tidak pernah keluar dari PKB. Masih setia kepada partai yang dekat dengan kalangan santri dan ulama tersebut.
”Saya masih kader PKB. Saat akan daftar ke KPU sebagai calon bupati, saya sudah pamit sama Gus Halim (ketua DPW PKB Jatim),” kata Subandi.
Subandi pernah memimpin DPC PKB Sidoarjo hasil Musyawarah Cabang (Muscab) pada Minggu (7 Maret 2021). Dia terpilih sebagai ketua DPC PKB Sidoarjo periode 2021-2026 menggantikan Saiful Ilah yang juga mantan Bupati Sidoarjo dua periode. (*)
