Alhamdulillah! RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Mulai Pulih Pascabanjir Besar

9 Januari 2026 17:09 9 Jan 2026 17:09

Thumbnail Alhamdulillah! RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Mulai Pulih Pascabanjir Besar

Perawat membawa pasien menggunakan kursi roda setelah menjalani rawat inap di RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, Kamis 8 Januari 2026. (Foto: Humas BNPB)

KETIK, ACEH TAMIANG – Pemerintah terus mengupayakan pemulihan layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, hingga Kamis 8 Januari 2026.

Rumah sakit tersebut sempat tidak beroperasi secara optimal akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Banjir dengan ketinggian air mencapai tiga meter disertai lumpur setebal lebih dari 30 sentimeter sempat merendam seluruh area rumah sakit.

Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas medis, sarana pendukung, serta prasarana vital. Sejumlah peralatan penting, termasuk mobil ambulans, tidak lagi dapat digunakan kembali setelah banjir surut.

Akibat dari kondisi tersebut Personel TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat bergotong royong melakukan pembersihan lumpur dan puing di lingkungan rumah sakit.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Kesehatan wilayah Aceh Tamiang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, serta relawan kesehatan berupaya melengkapi kembali peralatan medis guna mengaktifkan layanan rumah sakit.

Untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakag tetap berjalan selama masa darurat, Kementerian Kesehatan mengerahkan ratusan tenaga relawan dari berbagai profesi.

Di Aceh Tamiang, relawan terdiri atas 125 dokter spesialis, 220 dokter umum dan dokter gigi, 67 apoteker, 312 bidan dan perawat, 117 tenaga medis lainnya, serta 123 tenaga nonmedis.

Para relawan tidak hanya bertugas di RSUD Muda Sedia, tetapi juga ditempatkan di fasilitas kesehatan tingkat kecamatan dan desa.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum hingga penanganan kasus gawat darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Seiring berjalannya waktu, aktivitas pelayanan di RSUD Muda Sedia mulai pulih. Sejak 9 Desember 2025, secara resmi rumah sakit tersebut kembali membuka layanan kesehatan bagi masyarakat meski masih dalam kapasitas terbatas.

Untuk sementara, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga digunakan sebagai ruang rawat inap bagi pasien dengan kondisi ringan.

Beberapa ruang rawat inap lainnya dimanfaatkan untuk penanganan pasien dengan kebutuhan medis khusus. Selain itu, satu ruangan telah difungsikan untuk pelayanan bedah minor dan persalinan.

Kualitas dan jangkauan layanan terus dilakukan peningkatan secara bertahap seiring perbaikan sarana dan prasarana oleh berbagai pihak lintas sektor.

Pemulihan RSUD Muda Sedia diharapkan dapat mengembalikan akses layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat Aceh Tamiang, meski proses pemulihan masih memerlukan waktu. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bnpb banjir banjir bandang Longsor Aceh Tamiang Rumah Sakit relawan Dokter pasien