Alarm untuk Ducati, Bagnaia Nilai Aprilia Sudah di Level Berbeda

30 Maret 2026 23:39 30 Mar 2026 23:39

Thumbnail Alarm untuk Ducati, Bagnaia Nilai Aprilia Sudah di Level Berbeda

Pembalap MotoGP tim Ducati Francesco Bagnaia. (Foto: Ducati Team)

KETIK, JAKARTA – Francesco Bagnaia memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan usai MotoGP Amerika 2026 di Sirkuit Austin, Senin dini hari, 30 Maret 2026.

Untuk pertama kalinya musim ini, pembalap Ducati itu secara terbuka mengakui bahwa Aprilia kini berada di level yang lebih tinggi.

Bukan sekadar unggul tipis, menurut Bagnaia, jaraknya bahkan terasa cukup signifikan.

Dilansir dari GPone, juara dunia dua kali itu tak ragu menyebut Aprilia sebagai patokan baru di grid saat ini.

“Aprilia berada di depan Ducati, dan bahkan cukup jauh di depan,” ujar Bagnaia. 

Pernyataan ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa dominasi Ducati mulai benar-benar mendapat ancaman serius di musim 2026.

Masalah utama yang dihadapi Bagnaia terlihat jelas: degradasi ban. Ia mengaku kesulitan menjaga performa ban belakang, terutama di balapan hari Minggu.

“Ban mereka tidak cepat aus, sedangkan ban belakang kami sudah habis setelah beberapa putaran,” jelasnya. 

Kondisi ini membuatnya tidak bisa tampil agresif seperti biasanya. Alih-alih menyerang, Bagnaia justru lebih banyak bertahan.

“Tahun ini, di balapan hari Minggu, saya selalu kesulitan. Saya hanya bisa bertahan,” tambahnya. 

Padahal jika melihat hasil Sprint Race di Austin, Bagnaia masih mampu tampil kompetitif dengan finis di posisi kedua, hanya di belakang Jorge Martin dari Aprilia. 

Namun, perbedaan performa antara Sprint dan Main Race justru mempertegas masalah Ducati saat ini terutama dalam hal konsistensi dan manajemen ban.

Situasi ini juga sejalan dengan tren yang mulai terlihat sepanjang awal musim. Aprilia tampil semakin solid, bahkan mulai menguasai jalannya balapan dengan kombinasi kecepatan dan daya tahan yang lebih baik.

Sementara itu, Ducati yang selama beberapa musim terakhir menjadi benchmark, kini justru berada dalam fase mengejar.

Bagi Bagnaia, ini bukan soal menyerah melainkan pengakuan jujur tentang kondisi saat ini.

Dan jika pernyataannya benar, maka MotoGP 2026 bisa jadi menjadi titik balik: saat Aprilia bukan lagi penantang, tapi justru tim yang harus dikejar semua orang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pecco Bagnaia ducati Amerika MotoGP aprilia motogp