KETIK, SAMPANG – Nama Ali Mustaqim mencuat dalam bursa calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sampang. Kiai muda yang dikenal dekat dengan generasi milenial dan Gen Z itu diusulkan secara resmi oleh pengurus DPC dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) melalui mekanisme sidang pleno dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI PKB Sampang.
Muscab VI PKB Sampang digelar di Aula Hotel Bahagia pada Minggu, 29 Maret 2026. Dalam forum tersebut, pengurus DPC dan DPAC PKB se-Kabupaten Sampang memberi sejumlah nama untuk dikirimkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB sebagai calon Ketua DPC.
Selain nama-nama yang telah lebih dulu dikenal, seperti KH Mushoddaq Cholili (petahana), H Aliyadi (anggota DPRD Jawa Timur), Ach Baihaki (Ketua Fraksi PKB Sampang), dan Mohammad Farok (Bendahara PKB Sampang), sidang pleno juga menghasilkan tambahan usulan baru.
Salah satu nama yang mendapat perhatian adalah Ali Mustaqim. Ia diusulkan bersama sejumlah kader lainnya, yakni Fahmi Bardi, Mukyan Hasbullah, dan Abdurrohim.
Ali Mustaqim dikenal sebagai kader yang tumbuh dari akar struktur partai. Ia memulai kiprahnya dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC PKB Kabupaten Sampang. Kedekatannya dengan kalangan muda dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
Wakil Sekretaris DPC PKB Kabupaten Sampang, H Syaiful, mengatakan pihaknya telah mengkaji profil Ali Mustaqim, baik dari sisi profesional maupun religius.
“Kami telah membaca dan mengkaji profil KH Ali Mustaqim. Profil beliau menonjolkan kredibilitas, kedekatan dengan umat, serta visi politik yang sejalan dengan nilai-nilai partai,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Senin, 30 Maret 2026.
Menurut dia, Ali Mustaqim memiliki latar belakang sebagai ulama, pengasuh pondok pesantren, sekaligus tokoh penggerak kemasyarakatan. Ia juga merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang dinilai memiliki dasar kuat di kalangan Nahdliyin.
Lebih lanjut, ia menyebut Ali Mustaqim memiliki visi menjadikan DPC PKB Sampang sebagai “rumah besar aspirasi rakyat” yang mandiri, berbasis nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta berorientasi pada kesejahteraan umat.
Dari sisi jejaknya, Ali Mustaqim dinilai memiliki kepemimpinan religius, aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi pesantren dan UMKM, serta berperan sebagai rekonsiliator sosial yang mampu merangkul berbagai kalangan, mulai dari tokoh lintas agama hingga generasi muda.
Selain itu, ia juga dinilai mampu menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas, dengan tetap membuka diri terhadap perkembangan teknologi dan pendekatan politik yang relevan bagi pemilih muda.
“Beliau dikenal dengan tagline ‘Menjaga Tradisi, Membangun Inovasi, Menyejahterakan Umat’,” katanya.
Terpisah, Ali Mustaqim menegaskan komitmennya untuk tetap sejalan dengan arah dan tujuan partai.
“Kami tidak akan keluar dari tujuan partai dan siap satu komando,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi lintas sektor guna memperluas basis dukungan partai di Kabupaten Sampang.
“Kami ingin membangun komunikasi dengan berbagai sektor dalam memperkuat organisasi serta memperkuat basis dukungan demi kejayaan PKB Sampang,” katanya.
Hasil Muscab VI ini selanjutnya akan dibawa ke DPP PKB untuk diproses lebih lanjut dalam penentuan Ketua DPC PKB Kabupaten Sampang periode mendatang. (*)
