Bangkit di Austin, Bastianini: Saya Bukan Pembalap Biasa

30 Maret 2026 20:15 30 Mar 2026 20:15

Thumbnail Bangkit di Austin, Bastianini: Saya Bukan Pembalap Biasa

Pembalap KTM Tech3 Enea Bastianini. (Foto: KTM Team)

KETIK, JAKARTA – Pembalap KTM Tech3 Enea Bastianini akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di MotoGP Amerika 2026, 30 Maret 2026. Meski hanya finis keenam di balapan utama, performanya di Circuit of the Americas justru memberi sinyal kuat: “The Beast” mulai kembali.

Start dari posisi ke-12, balapan Bastianini tidak berjalan mulus sejak awal. Ia sempat kehilangan grip di lap-lap pertama, bahkan harus menghadapi situasi sulit setelah bersenggolan dengan Joan Mir yang membuat airbag-nya aktif memaksanya berkendara dalam kondisi tidak ideal selama satu lap penuh. 

Namun setelah itu, perlahan tapi pasti, pembalap KTM Tech3 tersebut mulai menemukan ritmenya. Lap demi lap, ia merangsek naik dan bahkan sempat terlibat duel sengit dengan Marc Marquez di paruh kedua balapan.

Dilansir dari GPone, Bastianini mengakui bahwa akhir pekan di Austin terasa berbeda dibandingkan seri-seri sebelumnya.

“Ini hasil terbaik saya sejak Catalunya. Saya sangat senang,” ujar Bastianini.

Lebih dari sekadar hasil, yang paling terasa bagi pembalap Italia itu adalah sensasi kembali “klik” dengan motor sesuatu yang sempat hilang dalam beberapa seri terakhir.

“Di sini saya mengendarai motor dengan baik. Di lintasan ini, saya kembali menjadi diri saya sendiri, bukan pembalap biasa,” tambahnya. 

Meski begitu, perjuangannya belum sepenuhnya sempurna. Dalam duel melawan Marquez, Bastianini sempat mencoba menyerang di lap terakhir, namun harus mengakui keunggulan kecepatan di lintasan lurus milik Desmosedici.

“Saya ingin menyerangnya di lap terakhir, tapi akselerasinya sedikit kurang,” jelasnya lagi.

Terlepas dari itu, catatan waktu lap terakhirnya yang kompetitif menjadi bukti bahwa performanya memang mulai kembali ke level yang seharusnya.

Kebangkitan ini jadi momen penting bagi Bastianini, yang sebelumnya kesulitan menemukan konsistensi bersama KTM. Austin seolah menjadi titik balik bukan hanya soal hasil, tapi soal kepercayaan diri.

Dan jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin “The Beast” akan kembali jadi ancaman serius di barisan depan MotoGP. (*)

Tombol Google News

Tags:

Enea Bastianini ktm MotoGP Amerika