Jorge Martin Akui Fisiknya Belum Kuat Taklukkan COTA

30 Maret 2026 19:22 30 Mar 2026 19:22

Thumbnail Jorge Martin Akui Fisiknya Belum Kuat Taklukkan COTA

Jorge Martin rayakan podium di sesi Sprint Race GP Amerika, 29 Maret 2026. (Foto: Motogp.com)

KETIK, JAKARTA – Pembalap pabrikan Aprilia Jorge Martin gagal mempertahankan podium tertinggi yang dia raih pada sesi sprint race MotoGP Amerika 2026.

Pada race utama, Senin dini hari, 30 Maret 2026 dia harus puas hanya meraih runner up setelah finis di belakang rekan setimnya Marco Bezzecchi.

Martin dihadapkan pada realita keras di sirkuit yang terkenal brutal secara fisik itu. Terutama untuk kondisi tubuhnya di bagian lengan.

Dilansir dari GPone, Martin mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah berusaha bertahan hingga akhir. Namun dua lap menjelang finis, rasa sakit tak lagi bisa ditahan.

“Dua putaran menjelang akhir, saya terpaksa menyerah. Lengan saya sudah tidak kuat,” ungkap Martin.

Masalah ini bukan hal baru bagi sang juara dunia 2024. Sejak musim lalu, ia memang masih bergulat dengan efek cedera yang belum sepenuhnya pulih.

Bahkan sebelum akhir pekan di Austin dimulai, Martin sudah memprediksi dirinya akan kesulitan menghadapi tuntutan fisik COTA. 

Sirkuit sepanjang Texas itu memang dikenal sebagai salah satu trek paling menguras tenaga di kalender MotoGP. Kombinasi tikungan teknis, perubahan elevasi, serta zona pengereman keras membuat pembalap harus bekerja ekstra terutama pada bagian lengan dan bahu.

Dalam kondisi seperti ini, Martin pun realistis. Ia tidak memaksakan diri untuk mengejar hasil maksimal, melainkan lebih fokus pada bertahan sejauh mungkin.

“Saya tahu tidak bisa mengeluarkan potensi penuh. Target saya hanya finis dan memberikan yang terbaik,” lanjutnya, seperti dikutip dari sumber yang sama. 

Ironisnya, ini terjadi hanya sehari setelah Martin tampil impresif di Sprint bahkan sempat meraih kemenangan dramatis di Austin.

Namun, padatnya jadwal balapan back-to-back membuat kondisi fisiknya belum sempat pulih sepenuhnya.

Situasi ini menegaskan satu hal: di MotoGP modern, bukan hanya soal kecepatan motor, tapi juga daya tahan tubuh. Dan untuk Martin, pertarungan terberatnya saat ini bukan melawan rival di lintasan melainkan melawan batas fisiknya sendiri. (*)

Tombol Google News

Tags:

Jorge Martin aprilia MotoGP Amerika