KETIK, PEMALANG – Pihak rekanan pelaksana proyek Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Sindoro dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak insiden ambruknya dinding beton bekas bangunan Bioskop Sultan yang terjadi pada Senin, 16 Maret 2026.
Kepala DPUPR Kabupaten Pemalang, Joko Tri Asmoro, mengatakan penyedia jasa atau rekanan proyek telah menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab terhadap korban yang terdampak akibat peristiwa tersebut.
“Penyedia bersedia bertanggung jawab. Saya turut prihatin dan semoga para korban mendapatkan penanganan cepat dan terbaik serta semoga lekas sembuh dan pulih,” ujar Joko Tri saat dimintai keterangan.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak DPUPR Kabupaten Pemalang telah menjenguk korban yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang guna memastikan kondisi kesehatan mereka.
“Pihak DPUPR sudah menjenguk para korban di RS Prima Medika,” jelasnya.
Joko menambahkan, meskipun kejadian tersebut merupakan musibah, Pemerintah Kabupaten Pemalang tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi di wilayah tersebut.
Menurutnya, evaluasi ini penting dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan.
Sebelumnya, sebuah dinding pagar sepanjang sekitar 20 meter mendadak roboh dan menimpa sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Sindoro, Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Tembok yang roboh diketahui merupakan bagian dinding belakang gedung eks Bioskop Sultan yang juga dikenal sebagai bekas Bank BHS.
Akibat kejadian itu, seorang ibu dan anaknya mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain kedua korban tersebut, beberapa pengendara lain juga sempat terdampak. Namun mereka dilaporkan tidak mengalami luka serius. Sebagian hanya mengalami kaget dan ada yang terjatuh akibat tertimpa atau terkena material bangunan yang roboh.
Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian. Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas sempat dialihkan sementara.(*)
