Abdulah Chaerul Azam Juarai Suzuki Vocational Contest Wakili SMK N 1 Adiwerna Tegal

13 Januari 2026 23:55 13 Jan 2026 23:55

Thumbnail Abdulah Chaerul Azam Juarai Suzuki Vocational Contest Wakili SMK N 1 Adiwerna Tegal

Abdulah Chaerul Azam menerima hadiah pertama pada acara HUT ke-36 PT Gedong Jembar di Showroom Suzuki PT Gedong Jembar Kota Tegal, Selasa, 13 Januari 2026, (Foto: Suherman/ Ketik)

KETIK, TEGAL – Abdulah Chaerul Azam, siswa SMK Negeri 1 Adiwerna, Kabupaten Tegal, berhasil meraih juara pertama pada ajang Suzuki Vocational Contest.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangka peringatan hari jadi ke-36 PT Gedong Jembar, dealer utama Suzuki di Kota Tegal.

Penyerahan hadiah berlangsung pada acara "Showroom Event Spesial Suzuki Vocational Contest" yang digelar di showroom PT Gedong Jembar, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Tegal, Selasa, 13 Januari 2026.

Hadiah yang diterima Abdulah akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan praktik siswa di sekolah, sekaligus menjadi motivasi bagi teman sekelas maupun adik kelasnya.

Kepala Sekolah SMK N 1 Adiwerna Tegal, Joko Pramono, menyampaikan bahwa Abdulah merupakan siswa terbaik yang dipilih untuk mewakili sekolah dalam ajang tersebut.

"Anak ini sudah melalui seleksi saat praktik di Makassar dan bahkan bisa langsung menjadi karyawan di sana," ujar Joko Pramono.

Ia menjelaskan, sebelum mengikuti lomba, Abdulah telah menjalani praktik kerja selama tiga bulan di Makassar melalui program Kursus Mekanis Mobil (KMM) dan Kursus Mekanis Alat Berat (KMA).

Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa menangani pekerjaan mekanik kendaraan dan alat berat.

"Abdulah dikenal memiliki tanggung jawab yang baik, mampu mengatur waktu dengan teratur, serta mendapatkan pendampingan penuh dari sekolah sebelum mengikuti lomba," katanya.

Saat ini, SMK N 1 Adiwerna Tegal memiliki sekitar 2.600 siswa yang terbagi dalam 72 kelas dengan berbagai jurusan, di antaranya otomotif, mesin, teknikasi, pengelasan, dan elektronika.

Sekolah juga menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra industri, seperti GMMP2 dan perusahaan di Sumatera Selatan, untuk mendukung program magang dan penyaluran kerja siswa.

"Kebanyakan siswa kami langsung bekerja setelah lulus karena banyak perusahaan yang melakukan rekrutmen langsung di sekolah. Ada tiga pilihan setelah lulus, yaitu berwirausaha, melanjutkan pendidikan, atau bekerja, dan yang bekerja masih mendominasi," jelas Joko.

Sementara itu, guru jurusan otomotif SMK N 1 Adiwerna Tegal, Mutarom, menjelaskan bahwa keberhasilan siswa dalam lomba tidak lepas dari integrasi pembelajaran teori dan praktik yang diterapkan secara konsisten di sekolah, serta dukungan dari dunia industri.

"Kami mempersiapkan siswa dengan kombinasi teori dan praktik, serta bekerja sama dengan banyak perusahaan seperti Suzuki agar mereka mendapatkan pengalaman dunia kerja yang nyata," ujar Mutarom.

Untuk setiap ajang lomba, sekolah melakukan seleksi ketat dari 144 siswa kelas 12 yang terbagi dalam 12 kelas. Dari proses tersebut, hanya satu siswa yang dipilih sebagai wakil sekolah.

Persiapan khusus menjelang lomba berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu. Namun, kesiapan dasar siswa sudah dibangun melalui pembelajaran harian yang menitikberatkan pada standar operasional prosedur (SOP), penguasaan materi, dan pengelolaan waktu.

"Untuk lomba perawatan kendaraan, mulai dari engine, sistem kelistrikan, hingga sasis, kami menyesuaikan latihan dengan kisi-kisi dari pihak dealer, kemudian melatih siswa agar mampu bekerja sesuai target waktu dan SOP," terangnya.

Mutarom juga mengungkapkan bahwa SMK N 1 Adiwerna memiliki program kelas industri yang membedakan sekolah tersebut dengan SMK lain.

Jurusan otomotif dibagi menjadi dua bidang, yakni kendaraan ringan yang bekerja sama dengan Suzuki, Honda, Toyota, dan lainnya, serta alat berat yang bekerja sama dengan perusahaan seperti United Tractors.

"Setiap perusahaan membawa kurikulum masing-masing ke sekolah, sehingga pembelajaran menjadi lebih spesifik sesuai kebutuhan industri. Penilaian siswa juga melibatkan pihak perusahaan mitra, bahkan mereka memiliki peringkat sendiri," ungkapnya.

Ia menambahkan, siswa yang masuk sepuluh besar peringkat perusahaan berpeluang mendapatkan kesempatan lebih, termasuk mengikuti praktik kerja lapangan berbayar di Makassar sejak akhir kelas dua.

"Sistem ini kami jalankan agar kompetensi siswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja," pungkas Mutarom.(*)

Tombol Google News

Tags:

Juara Suzuki Vocational Contest  SMK N 1 Adiwerna Tegal  PT Gedong Jembar Tegal  HUT ke-36 Lomba Otomotif Kerjasama Sekolah Industri  Pendidikan Vokasi Tegal Suzuki Dealer Tegal SMK N 1 Adiwerna Suzuki Vocational Contest Pendidikan Vokasi SMK Tegal Prestasi Siswa PT Gedong Jembar