Forkopimda Tegal Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional hingga Modern, Ini Hasilnya

26 Februari 2026 13:33 26 Feb 2026 13:33

Thumbnail Forkopimda Tegal Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional hingga Modern, Ini Hasilnya

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo melakukan pemantauan langsung harga dan stok barang di Yogya Mall Slawi, Kamis, 26 Februari 2026, (Foto: Humas Polres Tegal)

KETIK, TEGAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Trayeman dan Yogya Mall Slawi, Kamis, 26 Februari 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil dan stok tersedia mencukupi. Tidak ditemukan indikasi penimbunan maupun praktik spekulasi harga oleh pedagang.

Rombongan dipimpin Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, bersama Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, serta diikuti perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Badan Urusan Logistik (Bulog), pengelola pasar, dan unsur pemerintah desa.

Sinergitas lintas sektor ini bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang hari besar keagamaan.

Dalam pengecekan di pasar tradisional, rombongan meninjau distribusi subsidi pangan, pelaksanaan gerakan pangan murah, kondisi bangunan, serta kebersihan lingkungan pasar.

“Stok bahan pokok aman dan harga masih stabil. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan serta menindaklanjuti masukan masyarakat, khususnya terkait fasilitas pasar,” ujar Bupati Ischak.

Ia menambahkan, meskipun terdapat penurunan daya beli masyarakat pada awal Ramadan, secara umum kondisi ekonomi pasar masih terkendali.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan pengawasan bersama instansi terkait guna menjaga stabilitas distribusi dan harga.

“Kami memastikan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta distribusi bahan pokok berjalan lancar. Pengawasan akan terus dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri,” tegasnya.

Beberapa komoditas strategis terpantau berada dalam rentang harga normal, antara lain beras Sembako Harga Pokok Terjangkau (SPHP) Rp11.500–Rp12.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp16.650–Rp18.000 per liter, telur ayam ras Rp30.000–Rp31.000 per kilogram dan daging sapi Rp135.000–Rp140.000 per kilogram.

Fluktuasi kecil dinilai masih wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli warga.

Pada pemantauan di pasar modern, hasil dialog dengan pengelola dan konsumen menunjukkan bahwa transaksi pembelian mayoritas masih menggunakan pembayaran tunai.

Sementara sebagian pembeli muda mulai memanfaatkan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). 

Permintaan tertinggi tetap didominasi kebutuhan primer seperti sembako, minyak goreng, gula, dan sayuran, sedangkan kebutuhan sekunder cenderung stabil.

Kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk memastikan stabilitas pasokan, menjaga keterjangkauan harga, serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat jelang Idulfitri.(*)

Tombol Google News

Tags:

Forkopimda Tegal Sembako Jelang Lebaran Harga Sembako Stabil Idul Fitri 2026 Kabupaten Tegal Stok Sembako Aman Pemerintah Daerah Tegal Kamtibmas Tegal