KETIK, JAKARTA – Salah seorang pesepak bola papan atas dunia, Aaron Ramsey, memutuskan gantung sepatu. Pesepak bola berusia 35 tahun ini, sebelumnya berstatus tanpa klub setelah meninggalkan klub asal Meksiko, Pumas UNAM, tahun lalu.
Sebagai pesepak bola, Ramsey memiliki catatan apik. Ia pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk klub-klub mentereng macam Arsenal, Juventus, dan Glasgow Rangers.
Di level klub, Ramsey bermain dalam 551 laga dan mencetak 80 gol dalam 33.697 menit penampilannya tersebut.
Selain itu, Ramsey juga merupakan salah satu tulang punggung Timnas Wales. Ia sempat memperkuat Wales dalam 86 laga dan mencetak 21 gol.
Selain reputasinya sebagai salah satu gelandang jagoan di lapangan hijau, ada hal lain yang membuat nama Ramsey tenar. Pemain kelahiran 26 Desember 1990 ini dikenal memiliki kutukan.
Kutukan Aaron Ramsey merupakan sebuah teori konspirasi yang mengaitkan kematian seorang pesohor tak lama setelah Ramsey mencetak gol.
Dari 80 gol yang dicetak Ramsey, 28 di antaranya diikuti oleh kematian pesohor.
Bisa jadi, 'kutukan’ ini hanyalah kebetulan belaka, tetapi hal itu tak menghentikan publik mengaitkan kematian para pesohor ini dengan gol-gol Ramsey.
Korban terakhir kutukan Ramsey adalah Giorgio Armani. Perancang busana asal Italia ini meninggal pada Kamis, 4 September 2025, tiga hari setelah Ramsey mencetak golnya ke gawang Atlas, pada 31 Agustus 2025.
