18 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem, Pemkot Batu Beri Bantuan hingga Rp15 Juta

12 Maret 2026 21:53 12 Mar 2026 21:53

Thumbnail 18 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem, Pemkot Batu Beri Bantuan hingga Rp15 Juta

Salah satu rumah yang rusak terdampak cuaca ekstrem di Kota Batu. (Foto: BPBD Kota Batu)

KETIK, BATU – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang memorak-porandakan Kota Batu. Bencana alam ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga serta menumbangkan sejumlah pohon di berbagai wilayah.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, mengatakan sedikitnya 18 rumah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut. Selain itu, terdapat 31 pohon yang tumbang di sejumlah titik.

“Berdasarkan pendataan yang kami lakukan, terdapat sekitar 18 rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan akibat hujan lebat disertai angin kencang. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap yang terlepas atau ambruk karena terpaan angin,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan sejumlah rumah yang terdampak tersebar di sembilan desa dan kelurahan di wilayah Kota Batu. 

Petugas bersama relawan juga telah melakukan penanganan awal, termasuk membersihkan pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan dan permukiman warga.

Untuk membantu pemulihan rumah warga yang terdampak, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu menyiapkan bantuan perbaikan dalam bentuk material bangunan.

Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kota Batu, Prasetyo Bagus Wicaksono, menyampaikan bantuan yang diberikan diperkirakan berkisar antara Rp5 juta hingga Rp15 juta untuk setiap unit rumah, tergantung tingkat kerusakan yang dialami.

“Bantuan yang kami siapkan berupa material bangunan, bukan uang tunai,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan perhitungan dan verifikasi di lapangan guna memastikan besaran bantuan sesuai dengan kondisi kerusakan rumah warga.

“Perkiraan sementara bantuan berkisar antara Rp5 juta sampai Rp15 juta per unit rumah. Kami masih melakukan penghitungan lebih detail agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan mencukupi kebutuhan perbaikan,” jelasnya.

Adapun material yang disiapkan antara lain semen, batu bata, bata ringan, dan pasir. Selain itu, juga disediakan bahan untuk perbaikan atap rumah seperti kayu, galvalum, dan spandek.

Sementara itu, untuk biaya tenaga kerja atau ongkos tukang, diharapkan dapat dipenuhi melalui swadaya masyarakat serta gotong royong antar warga di lingkungan masing-masing. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bpbd Kota Batu rumah rusak Kota Batu bencana alam