KETIK, LEBAK – Jalur Nasional Rangkasbitung–Cikande kembali memakan korban jiwa. Dalam sepekan pertama Februari 2026, dua kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Citeras–Tutul–Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dan keduanya berakhir dengan korban meninggal dunia.
Kecelakaan pertama terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, di ruas Jalan Tutul–Citeras. Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Insiden tersebut menjadi awal sorotan publik terhadap tingkat keselamatan di jalur nasional tersebut.
Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi pada Minggu malam, 8 Februari 2026, sekitar pukul 18.47 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Raya Ir. Soetami, Kampung Tutul, RT 01 RW 03, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, tidak jauh dari lokasi kecelakaan sebelumnya.
Korban diketahui bernama Ilham Maulana (15), seorang pelajar asal Kampung Cikasantren RT 17 RW 05, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi A 2578 RO.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Malangnengah menuju Citeras. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga berupaya mendahului sebuah truk tronton.
Namun, saat melakukan manuver tersebut, korban diduga melakukan pengereman mendadak sehingga kehilangan keseimbangan, oleng, dan terjatuh ke sisi kiri jalan.
Akibatnya, korban terjatuh ke kolong kendaraan truk dan masuk ke sela-sela ban belakang hingga akhirnya terlindas. Korban meninggal dunia di tempat kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung, untuk penanganan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Laka Lantas Polres Lebak, Aris Setiawan, membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut.
“Betul, semalam terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Citeras. Korban meninggal dunia,” kata Aris Setiawan saat dikonfirmasi Ketik.com, Senin, 9 Februari 2026.
Serangkaian kecelakaan ini menuai perhatian luas dari masyarakat. Warganet ramai menyoroti kondisi ruas jalan nasional tersebut yang dinilai rusak, berlubang, serta minim penerangan.
"Kondisi tersebut dianggap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari,"ujar Warganet (*)
