Waspada DBD, Wali Kota Batu Pimpin Gerakan PSN Serentak di Kelurahan Sisir

16 Februari 2026 10:54 16 Feb 2026 10:54

Thumbnail Waspada DBD, Wali Kota Batu Pimpin Gerakan PSN Serentak di Kelurahan Sisir

Wali Kota Batu, Nurochman memberikan menyerahkan paket perlengkapan PSN kepada para Ketua RW. (Foto: Prokopim Setda Kota Batu)

KETIK, BATU – Meski kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batu menurun pada 2025, kewaspadaan tetap ditingkatkan sebagai langkah berkelanjutan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.

Wali Kota Batu, Nurochman, pun memimpin langsung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di RW 9, RW 10, dan RW 12 Kelurahan Sisir, pada Minggu, 15 Februari 2026.

Didampingi Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, jajaran perangkat daerah, serta Dinas Kesehatan, Nurochman meninjau langsung pelaksanaan PSN di lingkungan permukiman warga.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat berperan aktif memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti dengan menerapkan gerakan 3M Plus.

Langkah tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, serta melakukan berbagai upaya pencegahan tambahan lainnya.

Nurochman menegaskan, capaian penurunan kasus pada tahun lalu patut disyukuri, tetapi tidak boleh membuat semua pihak lengah.

“Penurunan kasus pada 2025 tentu kita syukuri. Namun, kewaspadaan tidak boleh kendor. PSN harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan rutin mulai dari rumah masing-masing. Kunci keberhasilan ada pada partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Selain memantau pelaksanaan PSN, Wali Kota juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah warga rentan di wilayah tersebut, antara lain penderita penyakit paliatif, balita stunting, dan warga lanjut usia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian DBD di tingkat lingkungan, Nurochman menyerahkan paket perlengkapan PSN kepada para Ketua RW setempat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batu, tren infeksi dengue di daerah ini cenderung mengikuti pola siklus tiga tahunan. Pada 2025, jumlah kasus tercatat turun signifikan menjadi 169 kasus.

Pemerintah Kota Batu pun terus mendorong konsistensi gerakan PSN agar tren penurunan tersebut dapat dipertahankan secara berkelanjutan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Wali Kota Batu Nurochman Demam Berdarah Dengue Pemberantasan Sarang Nyamuk