Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

22 Januari 2026 18:22 22 Jan 2026 18:22

Thumbnail Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

Petugas saat melakukan pengecekan kondisi jalur (Foto: KAI)

KETIK, KEDIRI – KAI Daerah Operasi 7 Madiun melakukan langkah proaktif guna menjamin keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pihaknya kini melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh prasarana dan sarana kereta api.

"Keselamatan perjalanan KA adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami melakukan mitigasi terukur dan menyiagakan personel di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem," kata Tohari, Kamis 22 Januari 2026.

KAI Daop 7 Madiun telah menjalankan sejumlah prosedur deteksi dini, antara lain pemantauan jalur dan persinyalan dengan melakukan pemeriksaan rutin dan mendalam terhadap kondisi jalur rel serta sistem persinyalan agar tetap berfungsi optimal dalam kondisi hujan.

Kemudian pemetaan titik rawan dengan mengidentifikasi kembali lokasi-lokasi yang memiliki potensi banjir dan tanah longsor di sepanjang wilayah kerja Daop 7.

"Juga sinergi BMKG dengan melakukan koordinasi dan pemantauan prakiraan cuaca secara real-time melalui data BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," imbuhnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, KAI Daop 7 juga menyiagakan berbagai instrumen tanggap darurat meliputi normalisasi saluran air dengan pembersihan dan penataan drainase di sekitar jalur KA untuk mencegah genangan air yang dapat mengganggu struktur jalan rel.

Pemangkasan pohon di sepanjang jalur yang berpotensi tumbang dan mengganggu perjalanan kereta api (PERKA). Juga penyiapan AMUS, menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis.

"AMUS ini berisi material seperti pasir, batu balast, dan bantalan rel yang siap dikerahkan sewaktu-waktu jika terjadi gangguan," jelasnya.

Tohari menambahkan, demi kelancaran perjalanan, KAI Daop 7 Madiun mengimbau pelanggan untuk memperhatikan hal-hal berikut. Pelanggan disarankan tiba di stasiun lebih awal guna menghindari hambatan lalu lintas menuju stasiun akibat hujan. Kemudian memanfaatkan fitur face recognition untuk proses boarding yang lebih cepat dan praktis.

KAI juga telah menyediakan fasilitas alat pengering payung di sejumlah stasiun besar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan area stasiun serta memberikan instruksi agar selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas jika terjadi kondisi tidak normal di area stasiun maupun di dalam kereta.

"KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas bagi pelanggan, meskipun di tengah tantangan cuaca. Kami berupaya maksimal meminimalisir dampak cuaca ekstrem melalui kesiapsiagaan personel 24 jam di lapangan," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Kereta Api Indonesia Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan KAI Daop 7 Madiun BMKG