Warga Klakah Tolak Perubahan Nama Stasiun Klakah Menjadi Stasiun Lumajang

5 Februari 2026 10:05 5 Feb 2026 10:05

Thumbnail Warga Klakah Tolak Perubahan Nama Stasiun Klakah Menjadi Stasiun Lumajang

Stasiun Kereta Api Klakah (Foto : Abdul Fatah / Ketik.com)

KETIK, LUMAJANG – Sebagian warga Kecamatan Klakah Lumajang menolak pergantian nama stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang.

Penolakan tersebut disebabkan stasiun Klakah dinilai memiliki sejarah sendiri bagi warga Klakah, terutama pada masa perjuangan kemerdekaan.

Selain itu, menurut warga, penamaan stasiun Klakah sudah sesuai dengan tempat aslinya, karena di Lumajang juga ada sejumlah stasiun lain, yakni Ranuyoso, Randuagung dan Jatiroto yang sampai sekarang masih berfungsi.

"Di Kabupaten Lumajang ada sejumlah stasiun lainnya, bahkan Lumajang sendiri juga memiliki stasiun yang sudah lama tidak digunakan karena jalurnya ditutup," kata Ali Latin, salah satu warga Klakah yang ditemui
 media ini, Kamis, 5 Februari 2026.

Masih kata Ali Latin, stasiun Klakah memiliki sejarah penting bagi warga Klakah, karena pada penjajahan Belanda, stasiun Klakah menjadi simbol kekuasaan Belanda yang selalu menjadi target perlawanan para pejuang kemerdekaan.

"Ini menyangkut sejarah juga. Para pejuang kemerdekaan banyak yang gugur melawan penjajah untuk merebut berbagai tempat strategis, termasuk stasiun Klakah," kata Ali Latin.

Stasiun Klakah resmi diganti nama menjadi stasiun Lumajang belum lama ini sebagai bagian dari promo wisata Lumajang. Perubahan nama ini diinisiasi oleh Pemkab Lumajang, namun secara administrasi pembelian tiket tetap tercatat Stasiun Klakah.

Stasiun Klakah dibangun oleh perusahaan Hindia Belanda Staatsspoorwegen (SS), antara tahun 1884 hingga 1895.

Pada awalnya stasiun Klakah selaim menghubungkam rute Surabaya dan Banyuwangi, juga melayani rute di wilayah Kabupaten Lumajang dari Klakah hingga Pasirian.

Dari Klakah sampai Pasirian ada sejumlah stasiun yakni Stasiun Grobogan, Sukodono, Lumajang, Tempeh dan Pasirian.

Selain untuk mengangkut hasil bumi, rute Klakah Pasirian pada zamannya juga melayani transportasi umum bagi masyarakat sebelum kemudian Stasiun Klakah ditutup pada bulan Februari 1988.

Tombol Google News

Tags:

Tolak Perubahan Nama Stasiun Stasiun Klakah berita lumajang hari ini