Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo! Gubernur Khofifah Tegaskan Penguatan Layanan Kesehatan Inklusif Berbasis Keumatan

4 April 2026 11:55 4 Apr 2026 11:55

Thumbnail Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo! Gubernur Khofifah Tegaskan Penguatan Layanan Kesehatan Inklusif Berbasis Keumatan

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pimpinan PBNU berfoto bersama di sela peresmian Gedung Gus Dur di RSU Muslimat Ponorogo pada 29 Maret 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) RSU Muslimat Ponorogo pada Minggu, 29 Maret 2026.

Dalam siaran pers diterima di Surabaya, Sabtu, 4 April 2026, Gedung Gus Dur merupakan penanda penguatan layanan kesehatan inklusif berbasis keumatan sekaligus modernisasi fasilitas kesehatan di daerah.

“Peresmian gedung ini menjadi penguat bahwa layanan kesehatan berbasis keumatan terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan penguatan kualitas layanan yang harus semakin profesional dan berorientasi pada kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penamaan gedung dengan nama KH. Abdurrahman Wahid memiliki makna mendalam sebagai pengingat nilai-nilai kemanusiaan, toleransi dan keberpihakan kepada masyarakat kecil yang harus terus dihidupkan dalam setiap pelayanan.

“Semangat Gus Dur harus hadir dalam setiap denyut layanan kesehatan di sini. Layanan harus inklusif, menghormati semua golongan serta memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat,” ucap dia.

Gedung “Gus Dur” yang memiliki tujuh lantai ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan RSU Muslimat Ponorogo, baik dari sisi fasilitas, teknologi, maupun pelayanan kepada pasien.

Lebih lanjut, Khofifah menyebut pembangunan gedung ini merupakan bagian dari transformasi RSU Muslimat Ponorogo dalam meningkatkan standar layanan, baik dari sisi fasilitas, teknologi, maupun sumber daya manusia.

Dengan demikian, rumah sakit ini diharapkan mampu menjadi rujukan layanan kesehatan yang semakin kredibel dan terpercaya.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Prof. Mohammad Nuh atas peran besarnya, juga kepada KH. Abdul Hakim Mahfudz yang terus mendorong kepercayaan diri Muslimat NU. Terima kasih Bank Mega Syariah, LAZISNU Ponorogo, serta semua pihak yang telah menginisiasi pembangunan rumah sakit ini,” katanya.

Keberhasilan pembangunan Gedung Gus Dur, kata dia, merupakan buah dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak yang harus terus dirawat ke depan.

Sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah juga mengajak seluruh jajaran Muslimat untuk terus memperkuat kontribusi di sektor kesehatan dan sosial seiring perjalanan panjang hingga usia 40 tahun.

“Empat dekade adalah perjalanan panjang pengabdian. Muslimat NU harus terus menjadi penjalin sinergi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas. Melalui dakwah bil hal dan dakwah bil maal, kehadiran Muslimat dan NU harus semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tukasnya.

Pada kesempatan sama, Gubernur Khofifah juga menyampaikan pesan kemanusiaan dan perdamaian dari Muslimat NU kepada dunia. Ia mengajak perempuan di seluruh dunia untuk bersatu menyuarakan penghentian konflik dan membangun perdamaian global.

“Dari RSU Muslimat NU Ponorogo ini, kita menyerukan perempuan bersatu, ibu-ibu bersatu di seluruh dunia, menyampaikan pesan kepada PBB, hentikan perang, mari bangun kedamaian. Ini menjadi pesan penting dalam momentum perjalanan Muslimat NU,” tutur Khofifah.

Sementara itu, turut hadir dalam peresmian ini Rais ‘Aam Syuriyah PBNU KH. Miftachul Akhyar, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Ketua Rais ‘Aam PBNU Mohammad Nuh hingga Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jatim Gubernur Khofifah Khofifah Gubernur rsu muslimat Muslimat PBNU Gedung Gus Dur