KETIK, MALANG – Layanan transportasi publik TransJatim koridor I Malang Raya rute Terminal Hamid Rusdi–Kota Batu telah resmi beroperasi pada Kamis, 20 November 2025. Sebagai bentuk sosialisasi, penumpang dapat menikmati layanan ini secara gratis selama satu minggu penuh sejak peresmian.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, menyampaikan bahwa kebijakan tarif Rp0 ini bertujuan agar masyarakat dapat mencoba dan terlayani secara maksimal.
"Sebagai bentuk sosialisasi kami, TransJatim koridor 1 Malang Raya mulai 20 November 2025 ini selama satu minggu, kami berlakukan dengan tarif Rp0, alias gratis," kata Nyono saat peresmian di Halaman Balai Kota Malang, Kamis, 20 November 2025.
Nyono menambahkan bahwa meskipun layanan digratiskan, tarif normal TransJatim nantinya juga akan terjangkau oleh masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui TransJatim berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang ramah, nyaman, dan memberikan dampak bagi perkembangan wilayah Malang Raya.
"Sebenarnya tarifnya juga terjangkau. Selain itu, TransJatim yang beroperasi dari Terminal Tipe B Hamid Rusdi yang merupakan kewenangan Pemprov Jatim, bisa ramai dan memberikan dampak bagi perkembangan wilayah Malang Raya," ungkapnya.
TransJatim menyediakan 62 titik pemberhentian berupa shelter dan rambu bus stop di rute ini. Adapun jarak tempuh yang dilayani adalah 42 kilometer dari Terminal Hamid Rusdi menuju Kota Batu, dan 39,35 kilometer pada rute sebaliknya.
"Waktu tempuh perjalanan, estimasinya 110 menit dari Terminal Hamid Rusdi ke Kota Batu, dan 100 menit untuk rute sebaliknya. Tersedia fasilitas untuk naik turun penumpang berupa shelter bus dan rambu stop bus yang tersebar di sepanjang rute sebanyak 62 titik," lanjutnya.
Jam operasional bus TransJatim dimulai pukul 04.00 hingga 22.00 WIB. Pada jam sibuk, jarak antarbus atau headway berkisar 10–15 menit, sedangkan pada waktu lengang menjadi 20 menit.(*)
