KETIK, TULUNGAGUNG – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tulungagung sukses meraih penghargaan bergengsi. Yakni meraih penghargaan kategori "Sinergitas Terbaik dengan Pemerintah Kabupaten" dalam ajang RAKORDAPROV PPDI Jawa Timur di Tuban, Sabtu, 24 Januari 2026.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni di atas panggung. Panel juri memberikan apresiasi tinggi atas keberanian PPDI Tulungagung memangkas birokrasi konvensional melalui Sistem Integrasi Desa Mandiri.
Di bawah kepemimpinan periode ini, citra perangkat desa yang dulunya identik dengan tumpukan kertas, bertransformasi menjadi penggerak literasi digital dan transparansi anggaran.
"Ini adalah bukti bahwa desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek inovasi," ujar Abdul Fatah, Ketua PPDI Tulungagung, dengan nada mantap.
Pria yang akrab disapa Kaur Kesra Kendal ini menegaskan bahwa prestasi ini adalah buah kerja keras kolektif.
"Penghargaan ini milik ribuan perangkat desa di Tulungagung yang tetap terjaga saat warga tidur lelap," lanjutnya.
"Kami hadir untuk memastikan regulasi dan kesejahteraan berjalan beriringan dengan profesionalisme," pungkasnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama dengan Ketua PPDI Provinsi Jawa Timur H. Sutoyo M Muslih, SE., MM bersama seluruh pengurus sekaligus ketua PPDI Kabupaten se Jawa Timur. (*)
