KETIK, ACEH BARAT DAYA – Suasana Ramadan tahun ini terasa sedikit berbeda bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, Jika pada tahun-tahun sebelumnya pemadaman listrik masih kerap dikeluhkan warga, kini kondisi tersebut nyaris tidak terjadi.
Sejak awal Ramadan, pasokan listrik di wilayah yang dikenal dengan sebutan Bumoe Breuh Sigupai itu terpantau stabil tanpa pemadaman yang berarti. Bahkan, waktu sahur dan waktu berbuka berjalan lebih lancar, tanpa ada kendala lampu mati karena listrik padam.
Kondisi ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama karena listrik yang stabil sangat membantu aktivitas warga selama bulan suci, mulai dari menyiapkan sahur, berbuka puasa, hingga menjalankan ibadah salat tarawih di malam hari.
Salah satu warga Abdya, Fazli Saputra (28), kepada Ketik pada Jumat, 13 Maret 2026 mengaku merasakan langsung perubahan tersebut. Menurutnya, kestabilan listrik membuat suasana Ramadan tahun ini terasa lebih aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, sejak awal Ramadan listrik di rumah kami stabil. Biasanya ada saja pemadaman, apalagi saat waktu-waktu penting seperti menjelang berbuka atau malam hari. Tahun ini hampir tidak ada, jadi aktivitas ibadah dan kegiatan keluarga jadi lebih lancar,” ujar Fazli.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada petugas PLN yang dinilai telah bekerja maksimal dalam menjaga pasokan listrik selama Ramadan.
“Kami sebagai masyarakat tentu sangat berterima kasih kepada PLN, khususnya PLN Blangpidie. Mudah-mudahan kondisi ini bisa terus dipertahankan, tidak hanya saat Ramadan tapi juga di hari-hari biasa,” tambahnya.
Stabilnya pasokan listrik ini turut mendukung berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan, mulai dari kegiatan di rumah, usaha kuliner yang ramai menjelang berbuka, hingga kegiatan keagamaan di masjid dan meunasah yang berlangsung hingga malam hari.
Warga berharap kinerja positif tersebut dapat terus dipertahankan sehingga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas tidak lagi terganggu oleh pemadaman listrik yang sebelumnya sempat menjadi keluhan. (*)
