KETIK, MALANG – Tony Kurniawan, Manager Fuel Terminal Malang dikenal memiliki gaya untuk dalam bekerja. Di tengah kesibukan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), Tony punya cara berbeda untuk memantau stok dan kondisi SPBU di wilayah Terminal BBM (TBBM) Malang.
Berbeda dari kebanyakan manajer, lelaki asal Daerah Istimewa Yogyakarta itu lebih senang blusukan dengan sepeda motornya, Kawasaki Versys 650. Menurutnya cara tersebut lebih membuatnya nyaman dan memudahkan mobilisasi.
"Saya lebih bisa menikmati. Berkaitan dengan kendaraan juga karena mobilisasi lebih mudah. Kalau mobil nyaman kalau nyetir sendiri daripada di samping," ujarnya, Jumat (31/5/2024).
Dengan cara tersebut, Tony merasa bisa lebih dekat dengan rekan kerja maupun karyawan lainnya. Ia juga dikenal memiliki kepribadian supel dan tidak ingin menjaga jarak bersama karyawan.
"Saya berusaha untuk merangkul teman-teman karena nanti lebih mudah memberikan arahan dan masukan. Jadi saya tidak mau menjaga jarak sehingga bisa membuat mereka nyaman," tuturnya.
Karirnya di Pertamina tidak dapat diragukan lagi, sebab pada tahun 2019 lalu ia telah menjabat sebagai Fuel Terminal Manager di Tembilahan Riau, dan dilanjutkan pada 2021 di Parepare. Jabatannya di Malang baru dimulai pada 2023 lalu, namun meski baru 10 bulan, ia telah membawa banyak inovasi.
Ia berperan aktif dalam mendukung program Pertamina, salah satunya peluncuran Pertamax Green 95 di SPBU Bululawang. Program tersebut untuk mendukung energi ramah lingkungan dan mendukung program energi baru terbarukan.
"Program green station tahun kemarin ada memasang solar cell itu mendukung program energi baru terbarukan. Di pusat sedang digerakkan untuk itu. Beberapa depom dipasangi solar cell salah satunya ada di Malang," kata Tony.
Tak hanya fokus pada operasional dan program kerja, Tony juga memperhatikan keselamatan pekerja maupun warga yang tinggal di sekitar TBBM Malang. Salah satunya dengan kelengkapan Water Wall dan Early Warning System (EWS).
"Water wall itu seperti tirai yang digunakan untuk mengurangi konsentrasi uap, fungsinya untuk pendinginan. Kita juga membangun dan mendapat apresiasi dari Direktur Pertamina untuk pembangunan EWS. Ketika ada kandungan uap dalam konsentrasi tertentu, EWS akan bunyi. Ketika sudah dalam kondisi kandungan lebih besar, dia akan mematikan semua sumber energi yang ada di sini," tutup Tony. (*)
Tony Kurniawan, Manager Fuel Pertamina Malang yang Blusukan Cek Stok BBM dengan Roda Dua
30 Mei 2024 20:00 30 Mei 2024 20:00
Tony Kurniawan, Fuel Terminal Manager Malang. (Foto: Tony untuk Ketik.co.id)
Trend Terkini
5 Februari 2026 12:42
Kota Madiun Memanas! Kawat Berduri Mengitari Padepokan Agung PSHT Jelang Parluh Kubu R. Moerdjoko
6 Februari 2026 22:24
Cuma 15 Menit! Jembatan Gantung Garuda Kabupaten Malang Permudah Akses Warga 2 Desa
8 Februari 2026 16:26
Puluhan Kasek SD di Sidoarjo Ngelencer Ramai-Ramai, DPRD dan BKD Minta Dinas Pendidikan Klarifikasi
5 Februari 2026 20:58
Audit BGN Pusat Bongkar Kebocoran Anggaran di Dapur MBG Kedopok 2 Probolinggo
6 Februari 2026 01:21
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari
Tags:
Tony Kurniawan Fuel Terminal Manager Malang TBBM Malang Pertamina MalangBaca Juga:
Pertamina Malang Belum Buka Wacana Penambahan Stok BBMBaca Juga:
56 Ribu Kendaraan di Malang Raya Telah Miliki QR Code untuk Akses PertaliteBaca Juga:
Konsumsi Pertalite Diprediksi Meningkat pada 2025, Begini Kondisinya di MalangBaca Juga:
Pertamina Malang Prediksi Kebutuhan BBM Jelang Lebaran Naik hingga 90 PersenBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
10 Februari 2026 21:10
Rayakan Milad ke-44, Unisma Gelar Haul Akbar Kenang Perjuangan Para Pendiri
10 Februari 2026 19:07
Momen HPN, Waka II DPRD Kota Malang Trio Agus Sambangi Graha Ketik.com
10 Februari 2026 17:46
Pastikan Tepat Sasaran, Wawali Kota Malang Perketat Pengawasan Program RT Berkelas
10 Februari 2026 15:27
Pemkot Malang Evaluasi Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga, Tuntaskan Gerai Koperasi Merah Putih
10 Februari 2026 14:06
Sambangi Graha Ketik di Momen HPN, Wakil Wali Kota Malang: Media Jadi Alarm Pemerintah
