Tiga Hari Pencarian, Bocah 13 Tahun yang Hanyut di Batang Sikerbau Belum Ditemukan

5 Januari 2026 13:56 5 Jan 2026 13:56

Thumbnail Tiga Hari Pencarian, Bocah 13 Tahun yang Hanyut di Batang Sikerbau Belum Ditemukan
Warga berkumpul menyaksikan proses pencarian korban hanyut di Sungai Batang Sikerbau, Ujung Gading, Pasaman Barat Senin, 5 Januari 2026. (Foto: Wawan/Ketik.com)

KETIK, PASAMAN BARAT – Hingga hari ini, Senin, 5 Januari 2025, Rama (13), bocah asal Jorong Pasar Lamo, Nagari Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang dilaporkan hanyut di Sungai Batang Sikerbau, masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melanjutkan upaya pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2025, sekitar pukul 18.30 WIB, di kawasan jembatan Sungai Batang Sikerbau, Kecamatan Lembah Melintang. Sejak kejadian itu, suasana di sekitar lokasi pencarian diliputi kecemasan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum dilaporkan hilang, Rama diketahui mandi di sungai bersama sejumlah temannya. Namun setelah selesai mandi, teman-temannya menyadari Rama tidak lagi terlihat di lokasi.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada orang tua korban. Warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, membenarkan adanya laporan anak hanyut yang diterima dari masyarakat. Ia menyebutkan, hingga saat ini kronologi kejadian masih dalam proses pendalaman.

“Benar, kami menerima laporan adanya seorang anak yang hanyut. Saat ini kronologi awal masih kami dalami,” ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi.

Hal serupa disampaikan Kapolsek Lembah Melintang, AKP Junaidi. Ia mengatakan, sejak laporan diterima, pencarian langsung dilakukan dengan melibatkan personel Polri, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat.

“Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Sikerbau,” katanya.

Pencarian difokuskan dari titik awal korban diduga terseret arus hingga ke bagian hilir sungai. Namun, derasnya arus air serta keterbatasan pencahayaan menjadi kendala utama di lapangan.

Pihak kepolisian bersama BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai, terutama saat kondisi debit air meningkat.

Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan Rama masih belum diketahui dan proses pencarian dipastikan akan terus dilanjutkan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Hanyut di sungai Batang Sikerbau Pasaman Barat Ujung Gading