KETIK, PALEMBANG – Maria Simare-mare (38), staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten OKU Selatan, ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Rabu pagi, 25 Maret 2026 sekitar pukul 07.50 WIB.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan tetangganya, Yuliza Andraini (32), yang tidak melihat aktivitas korban sejak Selasa sore.
Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian mencoba memanggil korban dari luar rumah, namun tidak mendapat respons. Bersama warga lainnya, saksi akhirnya berinisiatif membuka paksa jendela kamar korban.
“Saat jendela berhasil dibuka, korban sudah terlihat tergeletak di lantai kamar di samping tempat tidur dalam kondisi bersimbah darah,” ungkap salah satu saksi di lokasi.
Dari hasil temuan awal, pada bagian leher korban terlihat luka menganga yang diduga akibat sayatan benda tajam. Warga yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan, jajaran Polres OKU Selatan bersama Polsek Muaradua dan Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan area, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Muaradua guna dilakukan pemeriksaan medis melalui visum et repertum (VER) untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Personel telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan, kami menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian,” ujarnya.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang berada di Medan, Sumatera Utara, terkait penanganan lebih lanjut, termasuk rencana pemulangan jenazah.
Selain itu, penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa ini, mengingat kondisi korban saat ditemukan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.
Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.
