KETIK, JAKARTA – Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA., merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang saat ini dipercaya mengemban jabatan strategis di jajaran pimpinan Koopsud I.
Sejak 30 September 2025, ia resmi dipromosikan sebagai Kepala Staf Komando Daerah Angkatan Udara I (Kaskodau I), sebuah posisi senior yang memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan dan operasional pertahanan udara nasional.
Lahir di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, pada 17 Juli 1970, Arief Hartono dikenal sebagai perwira yang meniti karier dari bawah dengan latar belakang sebagai penerbang pesawat tempur.
Ia merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) angkatan 1994 dan kini menyandang pangkat Marsekal Pertama TNI (Marsma TNI).
Dalam perjalanan karier militernya, Arief Hartono telah menempati sejumlah jabatan penting.
Sebelum dipercaya sebagai Kaskodau I, ia menjabat sebagai Komandan Komando Sektor Udara II (Dankosek II) Koopsud II.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengemban amanat barunya di lingkungan Komando Daerah Angkatan Udara I.
Sebagai Kaskodau I, Arief Hartono aktif terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan pembinaan di jajaran TNI AU.
Ia kerap menghadiri rapat koordinasi staf teritorial TNI AU serta kegiatan pembinaan kemampuan prajurit guna memastikan kesiapan dan profesionalisme satuan di wilayah tanggung jawab Kodau I.
Selain itu, ia juga tercatat mendampingi sejumlah kegiatan militer strategis, termasuk pengantaran kepulangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I usai kunjungan kerja di Aceh pada akhir 2025.
Di lingkungan TNI Angkatan Udara, Arief Hartono dikenal dengan panggilan “Ababil”. Ia juga kerap disebut sebagai sosok perwira yang berasal dari desa kecil di Nusa Tenggara Barat, dengan cita-cita masa kecil untuk menjadi penerbang TNI AU yang kemudian terwujud melalui perjalanan karier militernya.
Arief Hartono sebagai salah satu perwira tinggi TNI AU yang memiliki rekam jejak panjang dan konsisten hingga menduduki jabatan strategis di tingkat komando.(*)
