KETIK, MALANG – Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja telah menjalankan program Magang Nasional yang telah berlangsung hingga batch III. Dalam setahun, program tersebut mampu menyerap hingga 102.697 peserta magang.
Menteri Tenaga Kerja RI, Yassierli, menjelaskan setiap pembukaan batch baru, jumlah peserta selalu menunjukkan peningkatan. Di batch III ini terdapat 212.533 pelamar, meningkat tiga kali lipat dibandingkan batch sebelumnya.
Kuota yang tersedia pada batch III sendiri mencapai 31.627 orang, dengan peserta yang dinyatakan lolos seleksi sebanyak 24.457 orang.
"Sekarang sudah tiga batch tertampung, artinya target 100.000 sudah terpenuhi," ujarnya, Senin 5, Januari 2026 di Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Para peserta magang tersebar di berbagai instansi. Dari 9.408 perusahaan yang mendaftar, terkurasi 6.580 perusahaan yang lolos sebagai mitra di program tersebut.
"Memang sebaran belum optimal, masih numpuk jadi itu PR bagi kami untuk batch selanjutnya. Penempatannya beragam, ada yang di industri, kementerian, instansi pemerintah," lanjutnya.
Pada tahun 2026 ini program Magang Nasional akan kembali digelar pada sekitar bulan April dengan target yang sama yakni menjaring 100.000 peserta. Menurutnya program ini banyak memberikan benefit salah satunya meningkatkan pengalaman dalam dunia kerja.
"Tidak ada klausul menjamin (pasti terserap) dan tidak ada kewajiban perusahaan menerima. Tapi kami yakin kalau kinerja mereka baik saat magang, maka peluang diserap oleh perusahaan tentu ada," tutupnya. (*)
