Sejumlah Jalan dan Jembatan di Aceh Putus Akibat Banjir dan Longsor. Ini Daftarnya

30 November 2025 12:20 30 Nov 2025 12:20

Thumbnail Sejumlah Jalan dan Jembatan di Aceh Putus Akibat Banjir dan Longsor. Ini Daftarnya
Jembatan rangka baja akses transportasi Nagan Raya-Aceh Tengah putus akibat banjir bandang, Sabtu, 29 November 2025. (Foto: Basriadi-Irfan-T. Rahmat/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Aceh merupakan salah satu daerah terdampak paling parah oleh bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatra, beberapa waktu belakangan ini. 

Di Provinsi Serambi Mekkah ini, menurut data BPBD, terdapat 47 korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor. Selain itu, masih ada 51 korban yang masih belum ditemukan. Puluhan ribu kepala keluarga juga harus mengungsi akibat bencana ini.

BNPB menyebut penanangan dampak bencana ini masih terus dilakukan. Namun, upaya ini terhambat akses.

Ada sejumlah infrastruktur yang putus akibat banjir dan tanah longsor ini, yang membuat penanganan kian sulit.

Dari data yang dikeluarkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh, yang diperbarui terakhir pukul 08.00, Sabtu, 29 November 2025, ada sejumlah infrastruktur di sejumlah daerah yang  putus dan rusak akibat banjir ini.

Berikut ringkasan kerusakan infrastruktur akibat banjir dan tanah longsor di Aceh.

Aceh Tenggara

  • Jembatan Silayakh – Putus akibat banjir.
  • Jembatan Natam – Putus pada ruas Gayo Lues–Kutacane.
  • Jembatan Salim Pilpit – Putus di jalur penghubung Kutacane–Babul Makmur.
  • Jembatan Pasir Putih – Putus di batas Aceh Timur–Blangkejeren.
  • Jembatan Pintu Rime – Putus di batas Aceh Timur–Blangkejeren.
  • Ruas Jalan Nasional Kutacane–Blangkejeren (Ketambe) – Ambles sepanjang ±50 meter.

Gayo Lues

  • Beberapa jembatan penghubung ke Aceh Tenggara mengalami kerusakan berat dan putus total akibat banjir.

Pidie Jaya

  • Jembatan Simpang Blang Awe Meureudu – Mengalami kerusakan struktural.

Aceh Besar

  • Ruas Jalan Bakat–Jawi (Gunung Suru–Sungai Mas) – Longsor menutup badan jalan.

Aceh Barat

  • Ruas Jalur Pasee Janeng–Paya Baro–Gampong Baro – Longsor jalan.
  • Jembatan Tuut Gampong Jatuh – Bergeser dan mengalami penurunan struktur akibat banjir.

Aceh Singkil

  • Jembatan Suak Diber (STA 29+200) – Oprit jembatan amblas 2–3 meter, lantai jembatan turun ±25–50 cm.
  • Jembatan Suak Sigide (STA 26+200) – Jembatan patah sepanjang 7 meter.
  • Jembatan Gosong Telaga Singkil Sta 24+100 – Oprit jembatan rusak.
  • Jembatan Gosong Telaga Sta 25+250 – Oprit jembatan rusak.
  • Jembatan ruas Singkil–Gosong – Rusak akibat terjangan arus banjir.

Bireuen

  • Jembatan Rangka Baja Rancob–Kutablang – Rangka jembatan hanyut.
  • Jembatan Rangka Baja Pante Ilong – Rangka jembatan hanyut.
  • Jembatan Rangka Baja Jeunieb Selatan – Rangka jembatan hanyut.
  • Jembatan Rangka Baja Ulee Gle – Rangka jembatan hanyut.
  • Jembatan Rangka Baja Simpang Mamplam – Rangka jembatan hanyut.
  • Jembatan Teupin Mane – Oprit jembatan putus.
  • Jembatan Nasional Banda Aceh–Medan (Alternatif Juga Putus) – Rusak berat dan tidak dapat dilalui.

Aceh Tengah

  • Ruas Jalan Bireuen–Takengon – Longsor menutup badan jalan.

Aceh Selatan

  • Ruas Jalan Gunung Kapur–Trumon – Longsor dan badan jalan terputus. (*)

Tombol Google News

Tags:

Banjir Aceh Bencana Aceh bencana hidrometeorologis korban banjir aceh jalan putus banjir aceh