6 Destinasi Wisata Religi di Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi Saat Ramadan

2 Maret 2026 06:00 2 Mar 2026 06:00

Thumbnail 6 Destinasi Wisata Religi di Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi Saat Ramadan

Ilustrasi mengunjungi wisata religi (Desain: Ilma Nurlaila/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Suasana bulan Ramadan selalu membawa nuansa berbeda bagi destinasi wisata religi di Indonesia. Momen ini kerap dimanfaatkan umat Muslim untuk mempererat silaturahmi, melaksanakan ibadah tarawih berjemaah, hingga berbuka puasa bersama keluarga di tempat-tempat penuh berkah. 

Di Jawa Timur, sejumlah destinasi wisata religi menawarkan pengalaman spiritual yang kental, dipadukan dengan suasana Ramadan yang ramai namun tetap khidmat. 

Berikut enam rekomendasi destinasi wisata religi di Jawa Timur yang harus masuk dalam daftar kunjungan.

Makam Sunan Ampel, Surabaya

Kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel di Surabaya menjadi destinasi favorit selama Ramadan. Terletak di dalam kompleks Masjid Ampel di Jalan Petukangan I, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, destinasi ini menawarkan suasana khas Timur Tengah yang kental dengan deretan lampion dan lorong-lorong penuh aktivitas.

Bagi peziarah, kawasan ini tidak hanya menawarkan nilai spiritual, tetapi juga pengalaman wisata kuliner dan belanja. Berbagai jajanan tradisional, camilan khas, hingga oleh-oleh seperti baju koko dan aksesoris religi tersedia di sepanjang jalan. Cocok untuk pengunjung yang ingin berziarah sekaligus berburu takjil atau hadiah untuk keluarga.

Makam Sunan Giri, Gresik

Berlokasi di Jalan Sunan Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Makam Sunan Giri menawarkan pengalaman ziarah yang berbeda. Kompleks makam yang berada di atas bukit ini kerap ramai didatangi peziarah yang ingin melaksanakan salat Tarawih berjemaah di Masjid Sunan Giri.

Perjalanan menuju makam mengharuskan pengunjung menaiki anak tangga yang cukup tinggi, di sepanjang jalur tangga terdapat deretan pedagang yang menjajakan aneka makanan, minuman, hingga pakaian. Suasana Ramadan di sini terasa semakin hidup dengan lantunan ayat suci dan aktivitas jemaah yang silih berganti.

Makam Maulana Malik Ibrahim, Gresik

Sebagai makam Wali Songo yang paling senior, Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik menjadi destinasi wajib bagi para peziarah yang ingin menelusuri sejarah awal penyebaran Islam di Jawa Timur. 

Lokasinya yang tak jauh dari Makam Sunan Giri memudahkan pengunjung untuk mengunjungi kedua situs dalam satu perjalanan.

Berbeda dengan kawasan Sunan Ampel yang cenderung ramai dan komersial, suasana di Makam Maulana Malik Ibrahim terasa lebih tenang dan khidmat. 

Tempat ini cocok bagi peziarah yang mengutamakan ketenangan saat berdoa dan merenung. Setelah berziarah, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Gresik di sekitar lokasi sebagai menu berbuka puasa yang istimewa.

Makam Sunan Bonang, Tuban

Bagi traveler yang menelusuri rute ziarah Wali Songo, Makam Sunan Bonang di Tuban tidak boleh dilewatkan. Terletak di kompleks pemakaman Desa Kutorejo, sebelah barat Alun-alun dan Masjid Agung Tuban, destinasi ini dikenal dengan kawasan "Kampung Arab"-nya yang khas.

Saat Ramadan, jalanan sekitar makam semakin hidup dengan kehadiran pedagang kurma, baju koko, dan aneka oleh-oleh religi. Terdapat berbagai cenderamata khas Tuban yang cocok dibagikan kepada keluarga di rumah.

Makam Sunan Drajat, Lamongan

Makam Sunan Drajat di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, menjadi salah satu destinasi religi utama di Jawa Timur. Terletak di atas bukit, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga untuk mencapai kompleks makam.

Saat Ramadan, tangga ini kerap dipenuhi peziarah yang ingin mencari keberkahan menjelang waktu berbuka. Bagi yang ingin melengkapi pengalaman wisata religi, sekitar makam ini juga terdapat Indonesian Islamic Art Museum Lamongan. Museum ini menampilkan berbagai koleksi seni dan budaya Islam yang edukatif, cocok untuk dikunjungi sambil menunggu waktu maghrib. 

Masjid Tiban Turen, Malang 

Bagi yang kurang nyaman mengunjungi makam, Masjid Tiban Turen di Malang bisa menjadi alternatif destinasi wisata religi yang tak kalah menarik. Secara resmi bernama Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah, tempat ini populer dengan sebutan "Masjid Tiban" karena keunikan arsitekturnya yang seolah "tiba-tiba ada".

Masjid berlantai 10 ini memadukan gaya arsitektur Timur Tengah, India, dan Tiongkok, menciptakan ornamen rumit yang memukau mata. Saat Ramadan, suasana di sekitar masjid terasa semakin syahdu dengan aktivitas tadarus dan persiapan berbuka bersama.

Tempat ini cocok bagi yang ingin menikmati keindahan arsitektur sambil memperkuat spiritualitas di bulan suci. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ziarah peziarah Wisata Religi pernak pernik ramadan Ramadan Sunan Giri sunan Ampel Sunan Bonang sunan gresik masjid turen