Ricuh Demo di Mapolresta Malang Kota, Gas Air Mata Tembus Area Rumah Sakit Saiful Anwar

30 Agustus 2025 11:01 30 Agt 2025 11:01

Thumbnail Ricuh Demo di Mapolresta Malang Kota, Gas Air Mata Tembus Area Rumah Sakit Saiful Anwar
Gas air mata menyelimuti area Rumah Sakit Saiful Anwar di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat malam, 29 Agustus 2025. (Foto: tangkapan layar Facebook)

KETIK, MALANG – Kericuhan antara massa aksi dan kepolisian terjadi di depan Mapolresta Malang Kota pada Sabtu dini hari, 30 Agustus 2025. Bentrokan ini berujung penembakan gas air mata yang bahkan sempat masuk ke halaman Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Menurut Kepala Subbagian Humas RSSA Malang, Dony Iryan Vebry Prasetyo, akibat insiden ini, sebanyak 17 orang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA. Mayoritas korban mengalami iritasi mata.

"Gas air mata sempat masuk area (rumah sakit), namun alhamdulillah tidak ada (pasien dan petugas medis) yang terdampak langsung," kata Dony, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Ia memastikan tidak ada kerusakan pada fasilitas rumah sakit akibat kericuhan tersebut.

"Tidak ada kerusakan imbas unjuk rasa," lanjutnya.

Hingga Minggu pagi, 31 Agustus 2025, hanya tersisa dua orang yang masih dirawat di RSSA. Satu pasien masih diobservasi di IGD, sedangkan satu lainnya sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.

"Ada 17 pasien yang masuk IGD RSSA semalam, namun pagi ini tinggal 2 orang. Untuk 1 orang masih observasi di IGD, 1 orang masuk rawat inap untuk perawatan selanjutnya," pungkasnya.

Demonstrasi di sejumlah daerah, termasuk Kota Malang, terjadi sebagai wujud protes masyarakat sipil dan pengemudi ojek online terhadap polisi. Aksi ini dipicu oleh kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta Pusat pada Kamis lalu. (*)

Tombol Google News

Tags:

Demo Kota Malang Gas air mata Rumah Sakit Saiful Anwar Rumah Sakit Malang Ojol Ojek online Brimob