Cek Kesehatan Jelang Arus Mudik 2026, 10 Sopir Bus di Terminal Arjosari Kota Malang Dinyatakan Tak Laik Mengemudi

12 Maret 2026 16:13 12 Mar 2026 16:13

Thumbnail Cek Kesehatan Jelang Arus Mudik 2026, 10 Sopir Bus di Terminal Arjosari Kota Malang Dinyatakan Tak Laik Mengemudi

Para sopir bus ketika melakukan pemeriksaan kesehatan di Terminal Arjosari. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang (Pemkot Malang) bersama Terminal Arjosari, melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi sopir bus untuk persiapan mudik Lebaran 2026. Dari hasil pemeriksaan, diketahui terdapat 10 sopir bus yang tidak laik mengemudi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif. Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan melingkupi cek tekanan darah, gula darah sewaktu, buta warna, tes alkohol, NAPZA, dan status gizi.

"Dari hasil pemeriksaan kesehatan gratis pengemudi bus ditemukan 71 orang laik mengemudi, 33 orang laik dengan catatan, dan 10 orang tidak laik mengemudi," ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.

Dari hasil tersebut, tim pemeriksaan kesehatan memberikan rekomendasi untuk 10 sopir bus tak laik mengemudi tersebut. Husnul menjelaskan salah satu rekomendasi yang diberikan ialah evaluasi dan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas layanan kesehatan terdekat.

"Kami berikan rekomendasi agar dikoordinasikan dengan Kepala Terminal Arjosari dan Kepala PO bus untuk dilakukan evaluasi. Serta pemeriksaan lebih lanjut yang bisa dilakukan di faskes terdekat domisili atau PO bus," lanjutnya.

Husnul juga menjelaskan rincian hasil pemeriksaan kesehatan oleh sopir bus. Untuk pemeriksaan tekanan darah, dihasilkan 66 orang normal, 32 orang hipertensi ringan atau sedang, dan 17 orang hipertensi berat.

Pada pemeriksaan gula darah, sebanyak 106 normal, 8 orang dengan gula darah 200-300, dan 1 orang dengan gula darah lebih dari 300. Sedangkan untuk pemeriksaan buta warna ditemukan 7 orang mengalami buta warna dan 108 orang lainnya normal.

"Kami juga melakukan tes alkohol, hasilnya ada 7 orang yang positif dan 108 orang negatif dari kandungan alkohol," katanya.

Sedangkan untuk tes NAPZA, diketahui seluruh sopir bus yakni 115 orang dengan hasil negatif. Untuk status gizi, diketahui 1 orang underweight, 40 orang kondisi normal, 23 orang overweight, dan obesitas sebanyak 51 orang.

"Sudah harus ada pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, pemeriksaan kadar alkohol dan narkoba. Kalau itu semua oke, ada rekomendasi untuk surat laik jalan bagi sopir bus," tutup Husnul. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sopir Bus Pemeriksaan Kesehatan Terminal Arjosari Kota Malang Tidak Laik Mengemudi lebaran Mudik Lebaran Lebaran 2026