KETIK, MAGETAN – Semangat berbagi dan berkarya mewarnai rangkaian Festival Ramadhan Double Track 1447 H yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Karas, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang berlangsung tanggal 2 sampai12 Maret 2026 ini mengusung tema “Raih Berkah Ramadhan, Bangun Kemandirian Ekonomi untuk Jatim Cerdas Berdampak.”
Festival ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sekolah sekitar. Beragam kegiatan kreatif digelar, mulai dari pelatihan pembuatan produk, bakti karya digital di beberapa sekolah, pelatihan kerajinan, pembagian takjil, hingga bazar dan praktik kewirausahaan siswa.
Selama rangkaian festival, siswa program double track dan digital skills aktif berbagi keterampilan kepada sekolah-sekolah sekitar. Melalui Bakti Karya Digital, siswa memberikan pelatihan pembuatan konten media sosial kepada siswa dan pengurus OSIS di SMPN 1 Karas dan SMPN 1 Karangrejo. Kegiatan ini bertujuan agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan produktif.
Tidak hanya itu, kegiatan pengabdian juga dilakukan di tingkat sekolah dasar seperti SDN Geplak, SDN Jongke, dan SDN Temenggungan 2. Dalam kegiatan tersebut, siswa double track tata busana mengajarkan pembuatan souvenir gantungan kunci, sementara tim digital skills memberikan pelatihan pembuatan konten instagram kepada para guru sebagai sarana publikasi kegiatan sekolah.
Siswa dan trainer double track tata busana SMAN 1 Karas berbagi keterampilan membuat souvenir gantungan kunci untuk siswa SDN Temenggungan 2 dan SDN Geplak. (Foto: Athik for Ketik.com)
Selain kegiatan edukatif, siswa juga menunjukkan kepedulian sosial melalui pembagian takjil hasil karya siswa double track tata boga kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter berbagi di bulan suci Ramadhan.
Puncak kegiatan festival berlangsung di lingkungan SMAN 1 Karas melalui Bazar Festival Ramadhan yang menampilkan berbagai produk karya siswa, mulai dari kuliner hasil program tata boga, produk kerajinan tata busana, hingga layanan jasa dan produk kecantikan dari program double track kecantikan.
Dalam kesempatan tersebut juga digelar demo makeup “Cantik di Hari Fitri” yang diikuti anggota Dharma Wanita Persatuan dan masyarakat sekitar. Demo kecantikan ini dipandu langsung oleh siswa double track kecantikan bersama Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dan trainer.
Sebagai bagian dari praktik kewirausahaan, siswa double track tata boga juga melakukan kegiatan penjualan takjil di Desa Mangge, Barat, Magetan bersama trainer. Kegiatan ini menjadi pengalaman nyata bagi siswa untuk belajar tentang produksi, pemasaran, hingga pelayanan kepada konsumen.
Siswa double track tata boga SMAN 1 Karas berjualan takjil di Desa Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan. (Foto: Athik for Ketik.com)
Kepala SMAN 1 Karas, Idha Rakhmawati, menyampaikan bahwa Festival Ramadhan Double Track merupakan bentuk pembelajaran nyata yang menghubungkan keterampilan siswa dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini siswa tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga belajar berbagi, berkolaborasi, dan membangun jiwa kewirausahaan. Harapannya mereka benar-benar siap melanjutkan pendidikan, siap bekerja, dan siap berwirausaha,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ary Wahyu Kurnianto, Pengawas SD Kecamatan Karas. Ia menilai kegiatan yang dilakukan SMAN 1 Karas memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.
“SMAN 1 Karas menjadi pionir dalam berbagi informasi dan pengetahuan digital kepada sekolah-sekolah sekitar. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru maupun siswa, terutama dalam meningkatkan pemanfaatan media digital untuk pembelajaran dan publikasi sekolah,” ungkapnya.
Melalui Festival Ramadhan Double Track 1447 H, SMAN 1 Karas terus menunjukkan komitmennya menghadirkan pendidikan yang berdampak nyata bagi siswa dan masyarakat, sekaligus membentuk generasi yang mandiri, kreatif, serta siap menghadapi masa depan baik di dunia pendidikan, kerja, maupun kewirausahaan. (*)
*)Ditulis oleh Athik Roisana, SE., Guru Ekonomi dan Trainer kecantikan program Digital Skills SMAN 1 Karas Magetan.
