KETIK, BATU – Penyelarasan APBD 2026 dengan visi Mbatu Sae menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Batu. Wali Kota Batu, Nurochman, meminta seluruh perangkat daerah memastikan anggaran benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat ia memimpin rapat review anggaran dan perencanaan program strategis 2026-2027 bersama jajaran perangkat daerah di Ruang Rapat Utama, Balai Kota Among Tani, Senin, 23 Februari 2026.
Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini menekankan agar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 mampu mencerminkan arah pembangunan yang terukur dan memberikan manfaat nyata.
Ia mengingatkan setiap program yang dirancang tidak sekadar bersifat rutin, tetapi harus mendukung target besar pembangunan daerah.
“APBD harus selaras dengan visi-misi Mbatu Sae. Jangan sampai kita hanya menjalankan rutinitas, tetapi tidak mengarah pada tujuan besar pembangunan Kota Batu,” tegasnya.
Menurutnya, program strategis daerah tidak selalu berbentuk proyek fisik. Penguatan sektor non-fisik, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah, juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Rapat tersebut turut membahas sejumlah agenda prioritas, antara lain rencana pembangunan Sport Center dan penataan Stadion Brantas sebagai bagian dari penguatan infrastruktur olahraga.
Selain itu, penguatan sektor lingkungan hidup, optimalisasi laboratorium pertanian, serta pengembangan kawasan UMKM juga masuk dalam pembahasan.
Nurochman mengingatkan seluruh perangkat daerah memastikan kesiapan administrasi dan kelengkapan dokumen teknis setiap program.
Ia juga meminta tahapan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Perubahan KUA-PPAS, serta penyusunan Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2026 diperhatikan secara cermat.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) memetakan potensi penghematan anggaran dan kemungkinan pergeseran dalam skema Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Kita harus konsisten, baik di dalam forum maupun di luar forum. Proyek prioritas harus jelas, terukur, dan segera direalisasikan,” pungkas Cak Nur.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Batu berkomitmen memastikan kebijakan anggaran 2026 benar-benar mendukung percepatan program strategis serta selaras dengan visi Mbatu Sae.
