KETIK, BOJONEGORO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro punya cara kreatif untuk memastikan stok darah tercukupi di bulan Ramadan. Melalui program khusus donor darah yang digelar pada 14-15 Maret 2026, PMI Bojonegoro memanjakan para pahlawan kemanusiaan dengan paket sembako sebagai bentuk apresiasi.
Sebanyak 300 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, dan mie instan diberikan kepada warga yang mendonorkan darahnya. Tak hanya itu, para pendonor juga berkesempatan mendapatkan berbagai undian berhadiah menarik.
Kepala UPD PMI Kabupaten Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno, mengungkapkan bahwa inisiatif ini muncul karena adanya tren penurunan jumlah pendonor selama bulan puasa. Padahal, kebutuhan rumah sakit terhadap kantong darah tidak mengenal waktu.
"Kebutuhan darah setiap bulannya selalu sama, namun di bulan puasa jumlah pendonor relatif berkurang. Program ini adalah bentuk terima kasih kami sekaligus upaya berbagi keberkahan bagi mereka yang tetap memikirkan sesama meski sedang berpuasa," ujarnya.
Peserta darah sedang antri kantor Unit Donor Darah ( UDD) foto Diskominfo Bojonegoro
Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, M.Kes, mengajak masyarakat untuk tidak ragu datang ke Unit Donor Darah (UDD). Beliau menekankan bahwa donor darah saat berpuasa adalah kegiatan yang aman dan justru menyehatkan.
“Mari kita berdonor darah. Puasa tidak menjadi penghalang untuk beraksi demi kemanusiaan. Ini adalah momen yang tepat untuk melipatgandakan pahala,” ajak Ninik.
Mariyanto, salah satu warga yang ikut serta, mengaku terkejut dan bersyukur. Baginya, niat awal adalah membantu sesama, namun adanya apresiasi berupa sembako menjadi berkah tersendiri di tengah kebutuhan pokok yang biasanya meningkat saat Ramadan.
"Alhamdulillah, niatnya cari pahala, malah pulang bawa berkah beras dan minyak untuk keluarga. Semoga ini memotivasi warga lain untuk datang," ungkap Mariyanto sumringah. (*)
