KETIK, SURABAYA – Persebaya menggelar latihan rutin di pimpin pelatih baru Bernardo Tavarez di Lapangan ABC, Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa, 6 Desember 2026.
Pada latihan tersebut hampir semua pemain Bajul Ijo hadir, kiper Ernando Ari Sutaryadi tak terlihat. Bernardo Tavarez saat memimpin latihan perdana membeberkan targetnya yaitu melihat menganalisis individu pemain.
"Melihat kondisi mereka dan mencoba memahami karakteristik yang mereka miliki," katanya kepada awak media termasuk Ketik.com.
Menurut pelatih asal Portugal, memahami karakteristik individu pemain itu penting ketika latihan. Hal ini menentukan penentuan komposisi formasi pada saat pertandingan.
"Karena melihat mereka saat bertanding itu satu hal, tapi melihat mereka langsung di sesi latihan dan perilaku mereka di ruang ganti adalah hal yang berbeda," lanjutnya.
Maka dari itu, mantan pelatih PSM itu sangat menekankan melihat karakteristik individu pemain pada saat-saat seperti ini.
"Karena sepak bola bukanlah permainan individu, melainkan permainan kolektif. Bagus bahwa kami memenangkan dua pertandingan terakhir, tapi kami harus tetap rendah hati dan melihat bahwa sekarang kami akan bermain melawan Malut," ungkapnya.
Sementara itu berdasarkan pengamatan di lapangan, Bernardo Tavarez tampak fokus menuliskan sesuatu di papan. Sedangkan pemain telah melakukan pemanasan sebelum latihan mulai.
Usai menuliskan sesuatu di papan, Tavarez langsung mengumpulkan pemain-pemain. Ia tampak memberikan arahan kepada semua pemain Persebaya.
Debut Tavarez di Persebaya pada saat laga melawan Malut pada Sabtu, 10 Januari 2026 di Stadion GBT. Ia ingin mendapatkan tiga poin pada saat melawan Malut. Maklum, dari dua pertemuan, Persebaya belum berhasil memenangkan pertandingan.
Hasil terbaik Bajul Ijo kala bertemu Malut adalah imbang. Sedangkan satu pertandingan lain kalah. (*)
