KETIK, SURABAYA – Inovasi di bidang pertanian terus digalakkan oleh generasi muda. Kali ini, mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Jatim) Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, melakukan penelitian budidaya melon menggunakan pupuk organik di green house Masjid Al Akbar Surabaya.
Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap pengembangan pertanian ramah lingkungan di wilayah perkotaan.
Mereka memanfaatkan fasilitas green house yang terletak di area Masjid Al Akbar, salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara, untuk mengkaji efektivitas pupuk organik dalam mendukung pertumbuhan tanaman melon.
Rico Widi melakukan penelitian untuk tugas akhir (skripsi).
"Saya meneliti bersama teman saya, Shinta Nuraini Zulmi, tapi saya meneliti Melon, teman saya meneliti Mentimun," kata mahasiswa peneliti dari semester 10 UPN itu ketika panen Melon di Green House MAS, Rabu.
Ia menjelaskan penelitian yang fokus pada pengembangan pertanian dalam lingkungan terkendali itu bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan dan produktivitas Melon dengan pupuk kimia dan pupuk organik.
"Melalui fasilitas Green House yang diizinkan pengurus Masjid Al-Akbar, saya meneliti pengaruh pupuk kimia dan organik dalam kualitas dan kuantitas hasil panen. Saya gunakan dua pupuk organik, yakni Guano/kelelawar dan Urin Kelinci yang dijual umum," katanya.
Hasilnya, seperti tingkat kemanisan (rasa) dan lamanya masa tanam (waktu) lebih baik. Untuk masa tanam hingga panen membutuhkan waktu sekitar 68 hari dari biasanya 70 hari. Selain itu, rasa buah juga lebih manis.
"Panen hari ini 23 April 2025 juga lumayan dengan hasil 80-an buah di Green House. Setelah ini, saya tinggal mengumpulkan data dari panen ini untuk ditulis buat skripsi. Doakan lancar dengan hasil juga sama baiknya," katanya.
Humas Al Akbar H Helmy M. Noor mengapresiasi hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa UPN tersebut.
"Al-Akbar bukan hanya digunakan sebagai sarana ibadah, melainkan dapat juga bermanfaat bagi semua orang yang ingin belajar seperti mas Rico dan mbak Shinta yang melakukan penelitian untuk tugas akhir, di Green House Al-Akbar," kata H Helmy.
Helmy yang juga pengasuh Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya itu mengharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan teknik budidaya melon dan mentimun yang lebih efisien untuk diterapkan dalam sistem pertanian perkotaan (urban farming). (*)
Pertanian Organik di Tengah Kota, Mahasiswa UPN Teliti Melon di Green House Masjid Al Akbar
23 April 2025 20:05 23 Apr 2025 20:05
Humas MAS Helmy M Noor dan mahasiswa UPN saat melakukan panen melon di green house MAS. (Foto: Humas MAS)
Trend Terkini
16 Maret 2026 22:35
Gas LPG 3 Kg Masih Langka di Pacitan, Pangkalan Diduga Lebih Pilih Dahulukan Pengecer
21 Maret 2026 08:00
Tak Melulu Nasi Pecel, Ini 5 Kuliner Legendaris di Madiun yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran
18 Maret 2026 14:23
Pertamina Klaim Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Bukan Karena Pasokan, Ini Biangnya
21 Maret 2026 15:52
Jadwal Lengkap MotoGP GP Brasil! Kembali Setelah Dua Dekade
20 Maret 2026 11:03
[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H
Tags:
MAS Masjid Al-Akbar Surabaya UPN Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur UPN Jatim melon panen melon melon organikBaca Juga:
Pemkab Trenggalek Optimalisasi Ruas Jalan Sumberingin-Kedekan, Begini Kata Bupati Mas IpinBaca Juga:
Rakor Bersama OPD, Bupati Mas Ipin Harap Ada Inventarisir Warga Trenggalek di TimtengBaca Juga:
99 GenZI Siap Sambut Jamaah Qiyamullail di Masjid Al-Akbar SurabayaBaca Juga:
Eksklusifnya Pentol Troloyo Gunung Anyar! Langganan Mahasiswa, Rasanya Sudah Jangan DitanyaBaca Juga:
Dipamerkan di Museum Masa Lalu dan Masa Kini MAS, Kentongan Masjid Buatan Tahun 1999 Jadi Objek SelfieBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
