KETIK, CILACAP – Guna memperkuat barisan kader menghadapi agenda politik mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap mulai melakukan penjaringan calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC). Langkah ini mencakup persiapan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg), maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ketua DPC PDIP Kabupaten Cilacap, Anggit Adi Juwita, menyampaikan hal tersebut saat membuka Sosialisasi Penjaringan dan Penetapan Calon Ketua PAC, Ketua Ranting, dan Anak Ranting di Kantor DPC PDIP Cilacap, Jalan Budi Utomo, Senin, 2 Februari 2026.
Proses penjaringan ini diikuti oleh pengurus (Ketua, Sekretaris, Bendahara) PAC dari 24 kecamatan. Turut hadir sebagai pemateri, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Hariyanto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi di bawah kepemimpinan baru DPC PDIP Cilacap periode 2025-2030. Anggit Adi Juwita, yang resmi menjabat sejak 27 Desember 2025 menggantikan Taufik Nur Hidayat, menjelaskan bahwa penetapan ketua PAC nantinya akan melalui mekanisme tes tertulis dan psikotes.
"Kita mulai dari internal struktur partai yang secepatnya akan ada pembaharuan atau perpanjangan SK. Dan tentunya ini upaya PDI Perjuangan Cilacap agar pengurus di tingkat bawah semakin solid," katanya
Selain memperkuat soliditas melalui restrukturisasi, langkah ini juga bertujuan melakukan penataan personel di setiap lini organisasi.
"PDIP Cilacap punya kader yang tidak hanya solid, namun dipastikan militan yang masuk di dalam struktur organisasi, mulai tingkat pusat, daerah provinsi/kabupaten, ada juga di tingkat kecamatan, desa kemudian RT/RW," ujar Anggit.
Anggit menekankan bahwa kesolidan internal adalah kunci utama untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang. Hal ini selaras dengan arahan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Dan kami rasa, kami tetap solid apapun yang terjadi, sesuai dengan pesan Ibu Ketum kami bahwa kesolidan menjadi modal utama bagi partai politik untuk mencapai kemenangan," lanjut legislator PDIP ini.
Mengenai target spesifik di 2029, Anggit memilih fokus pada kualitas kerja internal terlebih dahulu daripada sekadar angka.
"Terkait penguatan internal, ini yang akan menjadi permainan kita yang terbaik, dan insyaallah dengan kita bermain indah, baik, hasilnya pun akan maksimal," jelasnya.
"Kalau terkait Pemilu 2029 nanti, kita tidak pernah bicara target. Kalau kita itu merasa seorang pemain atau atlet, kita bermain yang terbaik dulu," imbuh Anggit.
Anggit menegaskan bahwa proses penjaringan kader di Cilacap berjalan kondusif. Ia memastikan dinamika yang muncul adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat di internal partai.
"Kalaupun ada dinamika itu biasa, PDI Perjuangan berpolitik secara dewasa dan santun," tandas Anggit. (*)
