Mantan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo Wafat, Dikenang sebagai Kader Disiplin PDIP

2 Februari 2026 14:36 2 Feb 2026 14:36

Thumbnail Mantan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo Wafat, Dikenang sebagai Kader Disiplin PDIP

Suasana rumah duka Cahyo Edi Purnomo yang berada di Jalan Wilis, Kelurahan Sisir, Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Cahyo Edi Purnomo, tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus mantan Ketua DPRD Kota Batu, wafat pada Senin, 2 Januari 2026, setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit jantung di RSUD Karsa Husada Kota Batu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum mengembuskan napas terakhir saat dirawat di ruang ICU. Cahyo Edi diketahui telah beberapa hari menjalani perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Suasana duka menyelimuti rumah almarhum. Sejumlah tokoh dan kader PDI Perjuangan Kota Batu tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu Saifudin Zuhri, Khamim Tohari, serta jajaran kader partai lainnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri, mengenang almarhum sebagai sosok senior partai yang memiliki dedikasi tinggi dan semangat juang yang konsisten hingga akhir hayatnya. Menurutnya, kepergian Cahyo Edi menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PDI Perjuangan di Kota Batu.

“Hari ini kami kehilangan seorang senior sekaligus tokoh penting partai. Almarhum pernah menjabat sebagai Ketua DPRD dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, serta dikenal memiliki semangat juang yang tidak pernah surut,” ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

Ia menambahkan, almarhum memiliki peran besar dalam membina dan mendidik kader partai, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan etos kerja di setiap jenjang organisasi.

“Beliau banyak memberi teladan tentang bagaimana berorganisasi dan berpartai, bekerja keras dalam kondisi apa pun, serta menjaga kedisiplinan, termasuk hingga tingkat pengurus ranting. Nilai-nilai itu yang terus dikenang oleh kader,” jelasnya.

Komitmen dan kedisiplinan Cahyo Edi, lanjut Saifudin, tetap terlihat meski kondisi kesehatannya menurun. Almarhum bahkan masih berupaya hadir dalam sejumlah agenda dan rapat internal partai.

“Ketika kondisi kesehatannya sudah menurun, beliau tetap berusaha hadir dalam kegiatan partai. Keteladanan inilah yang patut ditiru oleh seluruh kader PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Saifudin juga mengungkapkan bahwa sebelum wafat, Cahyo Edi telah menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama kurang lebih lima hari akibat gangguan jantung.

“Beliau dirawat di ICU sekitar lima hari. Penyakit yang diderita berkaitan dengan jantung,” katanya.

Rencananya, jenazah Cahyo Edi Purnomo akan dimakamkan di pemakaman Kristiani Jalan Karate, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu, pada Selasa, 3 Januari 2026.

Sebagai informasi, Cahyo Edi Purnomo pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Batu periode 2014-2019. Setelah itu, ia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kota Batu periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan Batu 2, Kecamatan Bumiaji. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mantan Ketua DPRD Kota Batu pdi perjuangan Kota Batu Cahyo Edi Purnomo