Perkembangan Penyelidikan Polres Jember soal Ledakan di Masjid: Sumber Bahan Kimia Masih Misterius

1 April 2026 15:16 1 Apr 2026 15:16

Thumbnail Perkembangan Penyelidikan Polres Jember soal Ledakan di Masjid: Sumber Bahan Kimia Masih Misterius

Polisi saat melakukan olah TKP di Masjid Raya Pesona, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Senin malam, 16 Maret 2026. (Foto: Atta/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Polres Jember terus mendalami kasus ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Senin malam, 16 Maret 2026 sekitar pukul 19.30 WIB saat Ramadan. Aparat masih belum berhasiil mengungkap penyebab pasti insiden yang sempat mengganggu salat tarawih tersebut. 

Proses penyelidikan masih dilakukan secara intensif oleh pihak kepolisian. Sedikitnya tujuh orang saksi telah diperiksa, sementara asal-usul bahan kimia yang diduga menjadi pemicu masih ditelusuri.

Tim kepolisian melibatkan berbagai unsur dalam pengusutan karena ditemukannya bahan kimia di dalam lemari besi kecil di area masjid. Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana zat tersebut bisa berada di lokasi. Namun sumber bahan kimia masih misterius. 

Hingga kini, penyidik masih fokus mendalami fakta-fakta di lapangan, termasuk kemungkinan unsur kesengajaan. Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Andry Yunni Prasetiyo menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus berjalan.

“Sampai dengan saat ini masih dilakukan penyelidikan terkait hal tersebut. Dari hasil olah TKP bersama Labfor Polda Jatim dan Gegana Korps Brimob Polri serta Satbrimobda Jatim, diketahui penyebabnya berasal dari Sodium Perchlorate dan Poly (Bisphenol A-co-epichlorohydrin), yang juga terdapat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.

Peristiwa tersebut terjadi saat jemaah tengah melaksanakan Salat Tarawih. Aktivitas ibadah sempat terhenti setelah terdengar ledakan dari dalam area masjid.

Ledakan diketahui berasal dari lemari besi kecil yang berada di dalam masjid. Di dalamnya tersimpan cairan kimia yang diduga mengalami peningkatan suhu hingga memicu reaksi.

Tim gabungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai satuan, mulai dari Unit Identifikasi hingga Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sumber ledakan serta menyingkirkan kemungkinan adanya bahan peledak.

Dari hasil analisis sementara, tidak ditemukan unsur bahan peledak dalam peristiwa tersebut. Kapolres Jember AKBP Bobby A Condroputra menegaskan bahwa ledakan diduga dipicu oleh reaksi bahan tertentu akibat panas berlebih.

“Dari hasil analisa tim, tidak ditemukan bahan peledak. Dugaan sementara, ledakan disebabkan oleh panas berlebih dari bahan atau zat yang mudah terbakar atau meledak,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis, 26 April 2026. 

Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengurus masjid yang mengetahui aktivitas sebelum kejadian. Keterangan mereka digunakan untuk mengurai kronologi serta memahami penyimpanan bahan kimia tersebut.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami tujuan penyimpanan serta pihak yang menempatkan bahan kimia di dalam lemari besi tersebut. Polisi masih mengumpulkan informasi tambahan guna memperjelas rangkaian peristiwa.

Hingga kini, dugaan sementara mengarah pada faktor ketidaksengajaan akibat kurangnya pemahaman terhadap karakteristik bahan kimia. Ipda Andry menyebut kemungkinan tersebut masih terus didalami.
“Kemungkinan besar faktor tidak disengaja atau ketidaktahuan, namun hal ini masih kami dalami dari pemeriksaan saksi,” katanya.

Meski demikian, kepastian mengenai asal-usul bahan kimia maupun tujuan penyimpanannya belum dapat disimpulkan. Proses penyelidikan masih berlangsung dengan dukungan hasil uji laboratorium dan keterangan tambahan.

Aparat kepolisian menegaskan akan mengungkap kasus ini secara menyeluruh. Termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden yang sempat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

ledakan di Masjid Jember masjid raya pesona Kecamatan Patrang polres jember