Perjuangkan UMKM Disabilitas di Kediri Naik Kelas, Cak Hadi Upayakan Bantuan Permodalan hingga Akses Pasar

10 Februari 2026 14:53 10 Feb 2026 14:53

Thumbnail Perjuangkan UMKM Disabilitas di Kediri Naik Kelas, Cak Hadi Upayakan Bantuan Permodalan hingga Akses Pasar

Cak Hadi saat menyalurkan bahan pembuatan parcel dalam pelatihan di kegiatan reses, Selasa 10 Februari 2026 siang (Foto: Angga/Ketik.com)

KETIK, KEDIRI – Usulan bantuan permodalan hingga perluasan akses pasar pelaku UMKM dari kelompok disabilitas di Kediri mendapatkan perhatian serius Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, M Hadi Setiawan saat menggelar reses di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, Selasa, 10 Februari 2026.

Cak Hadi sapaan akrabnya berkomitmen untuk mengawal pelaku UMKM disabilitas di Kediri untuk naik kelas.

"Saya sangat bersyukur ketemu dengan beliau-beliau. Ditengah kekurangan ada semangat luar biasa yang menghasilkan karya dan tidak kalah dengan yang beredar luas di pasaran," kata Cak Hadi.

Anggota DPRD Dapil 8 Jatim itu memberikan apresiasi tinggi terhadap produk hasil karya kelompok disabilitas di Kediri. Menurutnya kualitas produk mulai dari rasa hingga pengemasan sudah sangat kompetitif.

Meskipun begitu, Cak Hadi menilai perlu adanya dukungan akses permodalan hingga perluasan pangsa pasar agar produknya semakin berkembang.

"Seperti KMP Jawara yang tahun lalu kami juga menyalurkan dan akan kami usulkan di Banggar untuk menjadi sebuah program unggulan di Jatim. Karena dari hasil itu kelihatan kekaryaannya beliau yang diharapkan menjadi kemakmuran masyarakat," imbuhnya. 

Untuk perluasan akses pasar, selain memaksimalkan digitalisasi, Cak Hadi menyebut bakal membantu memfasilitasi produk-produk UMKM disabilitas agar bisa melenggang di event-event baik daerah maupun kegiatan yang ada di luar daerah. Termasuk mengkoordinasikan agar produk-produk kreatif itu bisa berkolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.

"Nanti kami konsultasi dan koordinasi dengan fraksi di kabupaten, kalau ada event kabupaten akan kami fasilitasi untuk bisa ikut disitu dan kalau di kabupaten lain mungkin ada kami bantu untuk mendapatkan lapaknya sekaligus kami berusaha memfasilitasi," pungkasnya.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, reses yang diikuti pelaku UMKM perempuan itu juga digelar pelatihan membuat parcel yang dimotori oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPGG).

Kegiatan itu mendapat antusiasme peserta. Salah satunya adalah Ragil Widayati, perwakilan dari Disabilitas Kediri Tangguh (DIKTA). Dia berharap agar program pelatihan itu berkelanjutan.

"Dalam artian harus ada tindak lanjut dan teman-teman disabilitas ini dikawal dari produk hingga pemasarannya hingga menjadi satu jalan untuk kesejahteraan kita," kata Widayati.

Perempuan yang duduk di kursi roda itu memberikan apresiasi atas keberpihakan Cak Hadi dalam mendorong kemandirian perekonomian disabilitas di Kediri.

Lewat bantuan permodalan hingga jangkauan akses pasar yang dilakukan itu dinilai memberikan kontribusi positif untuk pertumbuhan ekosistem UMKM disabilitas di Kediri.

"Ini menjadi satu titik awal sinergi antara disabilitas dan Partai Golkar dan semoga ini bisa menjadi wujud nyata, tidak hanya menjadi suatu impian bagi kita," pungkasnya.

Sementara itu Sekretaris KPPG, Dinar Anggri Andina menambahkan program pelatihan itu bakal dilakukan secara berkesinambungan.

Para peserta pelatihan bakal mendapatkan pendampingan lewat grub khusus yang sudah dibuat pasca pelatihan sehingga peserta dapat terus berkonsultasi soal hulu hilir produk.

"Di Golkar ini memiliki wadah khusus untuk perempuan, tidak hanya pelatihannya saja tapi juga soal perlindungan perempuan," kata Dinar.(*)

Tombol Google News

Tags:

Reses DPRD Provinsi Jatim Anggota Komisi B DPRD Jatim M. Hadi Setiawan Cak Hadi DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Kesatuan Perempuan Partai Golkar