KETIK, SURABAYA – Momen libur Lebaran tak hanya menjadi ajang silaturahmi saja, melainkan menjadi tantangan tersendiri bagi anda yang memiliki anabul atau hewan peliharaan. Rasa khawatir dengan kesehatan, sebelum ditinggal mudik atau dibawa mudik pastinya sempat terpikirkan oleh pemilik anabul.
Maka dari itu sebelum mudik, ada baiknya anda merawat hewan peliharaan terlebih dahulu. Dokter hewan Nimas Ayu Pertiwi, memberikan tips merawat hewan peliharaan agar tetap sehat.
Jaga Kebersihan Kandang
Menjaga kandang tetap bersih merupakan tips pertama dari Nimas. Ia menegaskan, kandang yang bersih dapat membuat anabul sehat dan tidak mudah terserang penyakit.
"Ada baiknya lakukan desinfeksi dan bersihkan kandang secara rutin setiap pagi dan sore hari," katanya.
Rutin Bersihkan Toilet Hewan
Sama halnya dengan kandang, pemilik anabul sebaiknya juga melihat toiletnya, pastikan selalu bersih.
"Segera bersihkan toilet box (kota pasir) jika hewan sudah buang air besar (pup) atau buang air kecil," jelasnya.
Atur Porsi Makan
Bagian ini kadang kala tidak terlalu diperhatikan oleh pemilik anabul. Dokter Hewan Nimas mengungkapkan, jangan memberikan satu porsi makanan dalam jumlah besar untuk satu hari.
Sebaliknya, berikan makanan untuk anabul, seperti kucing dan anjing secara rutin. Sesuai dengan waktu makannya sehari-hari.
"Karena memberi makan untuk satu hari penuh sekaligus dalam satu waktu rentan terkena cemaran. Sebaiknya berikan makan sesuai porsinya, sebanyak dua kali sehari," jelasnya kepada Ketik.com.
Atur Jenis Makanan
Tips berikutnya dari Dokter Hewan Nimas mengatur jenis makanan untuk anabul. Ia mengungkapkan, ada dua jenis makanan yang bisa diberikan kepada anabul.
Dua jenis makanan itu adalah makanan basah (wet food) dan makanan kering (dry food).
Makanan basah, tipsnya adalah langsung membersihkan wadah makanan setelah anabul selesai makan. Tujuannya agar makanan tidak mengotori kandang.
"Segera ambil wadahnya begitu hewan selesai makan, jangan biarkan makanan basah berlama-lama di suhu ruang karena kualitasnya akan cepat menurun," ungkapnya.
Untuk makanan kering, menurutnya berbeda dengan makanan basah. Sebab jenis makanan ini lebih tahan lama.
"Makanan kering masih aman dibiarkan dalam wadah selama kurang lebih delapan hingga 10 jam. Apabila dalam waktu tersebut makanan tidak habis, buang sisa tersebut dan ganti dengan makanan yang baru," tegasnya. (*)
