KETIK, MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Tempuran, Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026). Langkah ini menandai penguatan ekosistem transportasi publik ramah lingkungan di Indonesia.
Fokus pada Kendaraan Komersial
Dalam peresmian tersebut, Presiden meninjau langsung lini produksi bus listrik yang akan digunakan untuk armada transportasi publik seperti TransJakarta dan Suroboyo Bus. Prabowo menekankan pentingnya kualitas perakitan dalam mendukung mobilitas massal yang efisien.
Misi Strategis dan Kepemilikan
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk merupakan bagian dari Bakrie Group. Komisaris Utama PT VKTR, Anindya N. Bakrie, menyatakan bahwa pengembangan perusahaan didasarkan pada dua pilar utama:
- Dekarbonisasi: Mendukung target net zero emission Indonesia pada 2060.
- Kemandirian Ekonomi: Mengurangi ketergantungan pada impor BBM melalui ketahanan energi listrik.
Presiden Prabowo Subianto meninjau salah satu kendaraan listrik PT. VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)
Profil Singkat PT VKTR
- Asal-usul: Bermula dari PT Bakrie Steel Industries (berdiri 2007).
- Transformasi: Berganti nama menjadi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk pada Maret 2022 untuk fokus sepenuhnya pada kendaraan listrik (EV).
- Sinergi Lokal: Bekerja sama dengan karoseri ternama seperti Tri Sakti, Laksana, dan Tentrem.
- Standar Produk: Memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%, termasuk untuk unit bus listrik sepanjang 12 meter.
Dengan beroperasinya pabrik di Magelang ini, PT VKTR diharapkan mampu mempercepat ketersediaan kendaraan komersial listrik di tanah air sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor teknologi hijau.
PT VKTR menjadi salah satu pemain penting dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, khususnya pada segmen kendaraan komersial.
Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga berperan dalam mendukung agenda nasional menuju transportasi rendah emisi dan kemandirian energi.
Langkah strategis PT VKTR semakin diperkuat dengan peresmian fasilitas perakitan kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah. Kehadiran fasilitas ini menandai komitmen nyata perusahaan dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Sakti Industries pada Kamis (9/4/2026). Pabrik ini berlokasi di Jalan Magelang-Purworejo kilometer 10, Tempuran, Magelang, Jawa Tengah.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB dan disambut oleh jajaran menteri, pimpinan daerah Provinsi Jawa Tengah, serta manajemen perusahaan. Setelah tiba, Presiden langsung menuju area acara untuk mengikuti rangkaian peresmian.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden menandatangani prasasti sebagai simbol resmi beroperasinya fasilitas perakitan kendaraan listrik yang berfokus pada kendaraan komersial, terutama bus listrik.
“Sejak awal VKTR gagasan dasarnya ada dua pak. Pertama, dekarbonisasi bagaimana menuju net zero emission 2060 atau lebih cepat. Yang kedua, kemandirian ekonomi termasuk ketahanan energi menekan impor BBM. Bagi kami agenda ini bukan pilihan tetapi keniscayaan strategis bagi Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa PT VKTR tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga membawa misi strategis nasional, yaitu mengurangi emisi karbon serta memperkuat ketahanan energi.
Selain itu, keputusan untuk fokus pada kendaraan komersial dinilai sebagai langkah strategis. Dalam implementasinya, PT VKTR bekerja sama dengan sejumlah perusahaan karoseri seperti Tri Sakti, Laksana, dan Tentrem untuk memperkuat produksi kendaraan listrik. (*)
